kau dan mereka

kau dan mereka


Ah,,,, kau lagi
Kau yang kemarin berisik
Dengan celoteh sesekali memekik
Kadang terkekeh mengikik

Racauanmu tak jelas
Bicara sama siapa ?
Gerutumu di selingi tawa
Menertawakan apa ?


Ah,,, kau lagi
Rambutmu kotor tergerai panjang
Bajumu kumal di hiasi debu jalanan
Bicaramu ngawur, kadang lantang, kadang terbata di eja
Sulit di mengerti, sulit di cerna


Aku jadi bertanya
Samakah kau dengan mereka ?
Mereka yang keras berjuang
Dengan menghalalkan segala cara


Kadang membabi buta
Berkoar, berkelit sesekali menyerang
Tak lama merapat membentuk barisan
Jadi tameng tameng kokoh kuat
Halau semua serangan dari luar


Atau emang beda
Rambutmu panjang tak beraturan
Mereka, apik, rapi tertata
Bajumu lusuh, kumal
Mereka necis dengan merk berkelas


Ataukah sama
Racauanmu tak jelas
Merekapun terkadang ingkar
Gerutumu di selingi tawa
Merekapun sama tersenyum samar menghina


Beda kelaskah ?
Entahlah……



Perihal kangyan
hanya seorang awam yang suka menulis sebelum tidur... menulis tentang apa saja, dari yang di dengar, di lihat dan di rasakan... bentuk tulisan sekedar ekspresi pemberontakan yang hanya tersalur lewat tulisan...

22 Responses to kau dan mereka

  1. duniaely mengatakan:

    ini puisi buat sapa Kang ?😛

  2. anislotus mengatakan:

    bagus kang🙂

  3. MrFz mengatakan:

    iki ttg apa toh om? byk kmungkinan ni ^^

  4. araaminoe mengatakan:

    Buat asmie “Kau” dan “Mereka” tidak sama, kenapa? karena “Kau” meracau memang karena lapar tidak ada yang bisa dimakan, dan lihat saja penampilannya bisa dibilang “Kau” gila sesungguhnya gila, tapi klo “Mereka” itu GILA.
    *mbulet ya kang? sama, asmie juga bingung* ha ha ha…😀

  5. Heru Piss mengatakan:

    Wahhh si akang buat puisi yang kelas berat nih,,, jadi hanya yang ahli saja yang bisa mengerti maksutnya,,

    • kangyan mengatakan:

      hehe biasa aja gan hanya puisi sederhana dg bahasa yg sederhana….

      • Heru Piss mengatakan:

        Benar kang agak rumit,, ini saya coba terjemahkan ya, tapi kalo salah jangan diketawain :
        ” Tukang Demo vs Yang di Demo ”
        Benar apa salah kang? ini saya ambil dari (rambut kotor bergerai panjang dgn baju kumal, suara lantang dan ngawur)
        Kalo salah jangan diketawai, maklum waktu sekolah nilai bahasa kurang memuaskan.. heheee

        • kangyan mengatakan:

          dari berbagai sumber yang saya baca mengenai makna di balik sebuah piuisi, pembaca bebas untuk menterjemahkanya… jadi sangat di mungkinkan sebuah puisi akan jadi multi tafsir tergantung pembaca menafsirkanya. itu sah sah saja..

  6. nengwie mengatakan:

    Kereeeeeeeen….. jempol sadayana Kang.

  7. capung2 mengatakan:

    lgi coba mencerna makna nih puisi gan..

  8. cumakatakata mengatakan:

    hmmmmmmm… indah A’

  9. lieshadie mengatakan:

    Ternyata pinter nulis puisiiiiii…ah sukaaaa !

yang sudah baca di tunggu komenya,,,,,, terima kasih.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: