Untung tak dapat di raih tungtungna ngégél curuk

Untung tak dapat di raih tungtungna ngégél curuk

Sebagai seorang pedagang jelas harus bisa menghitung untung dan rugi. Untung bila harga jual lebih tinggi dari harga beli, rugi ya sebaliknya.

Belum lama seorang temen membawa kabar katanya ada yang mau jual 4 ekor burung beserta sangkarnya dengan harga Rp 1,3 jt, terdiri dari : 1 ekor burung Murai, 1 ekor burung Kacer dan 2 ekor burung Ciblek.

Temen itu menerangkang panjang lebar mengenai ke 4 ekor burung tersebut dari pisiknya, kicauanya, sangkarnya, malah sampai menerangkan perkiraan keuntungan dari penjualan kembali ke 4 ekor burung itu. Katanya minimal bisa sampai 2 kali lipat dari harga belinya. Detilnya Murai bisa laku antara 1,3jt sampai 1,8jt, kacer bisa laku antara Rp600rb sampai Rp 800rb, Ciblek yang 2 bisa laku antara Rp 600rb sampai Rp 800rb.

Setelah mendapatkan penjelasan yang panjang lebar tadi, tanpa berpikir 2 kali langsung saja saya kasih duit tuh si temen untuk membayar ke 4 burung itu. Singkat cerita dia berangkat sementara saya menunggu sambil membayangkan ke 4 burung itu.

Selang 45 menitan, temen tuh dah kembali lagi dengan tangan hampa, saya tanya “Mana burungnya ?” Dengan tampang yang nyesel banget dia bercerita bahwa ke 4 burung itu sudah di beli sama tetangganya yang mau jual burung itu, 30 menitan sebelum dia sampai. Masih dengan ke kesalanya dia juga mengatakan “Tuh orang (yg mau jual burung) tidak punya etika, tidak menghargai padahal kan udah sepakat burung ini jadi saya beli tapi uangnya sabar, sebentar, karena saya tidak bawa uang sebanyak itu”. “Ya udahlah ini bukan rizqi kita gak usah jadi pikiran dan usah juga jadi dendam ma tuh orang”. Kata saya mendinginkan hatinya, padahal saya juga aslinya ikut keseeeelllll buangeettttt hehe. Lebih dari itu karena kesel dan marah sampai sampai uang pengganti bensin dari si penjual burungpun dia tolak mentah mentah “Teu perlu duit sakitu Aingmah, perlugé di ajénan, harga diri Aing kamana, Aing ku Sia geus teu di anggap” katanya yang dia tuturkan lagi sama saya.

Bayangan keuntungan yang lebih dari 1jt buyar sudah. Kandas karena si burung keduluan di beli orang lain. Nasiiiib, nasib….

Satu pelajaran yang bisa di ambil, walaupun sudah berusaha, berupaya semaksimal mungkin, tapi itu semua tidak menjamin sesuatu itu berhasil sesuai dengan yang di harapkan. Pertanyaanya,,,,, Bagaimana kalau tidak suka berusaha, hanya berdiam diri, ah gak kebayang, apa yang terjadi …?

Nb : hapunten basa Sundana di luhur kasar pisan, pangémutéh asa kirang pas ngagambarkeun jalmi nu nuju bendu pami nganggo basa lemes.

noerekbogauntunggedeteujadi

Perihal kangyan
hanya seorang awam yang suka menulis sebelum tidur... menulis tentang apa saja, dari yang di dengar, di lihat dan di rasakan... bentuk tulisan sekedar ekspresi pemberontakan yang hanya tersalur lewat tulisan...

37 Responses to Untung tak dapat di raih tungtungna ngégél curuk

  1. Ely Meyer mengatakan:

    Hallo Kang Yan apa kabar ? sehat sehat saja khan ?
    kapan ada cerita baru nih ?

  2. izzawa mengatakan:

    kang yan..kmana ya kok jarang posting?

  3. Idah Ceris mengatakan:

    Dereng dados rejekinipun mas kuya lan rencange.
    Sareh mawon, insya Alloh mangke diapringi rejeki ingkang katah lan barokah. . .😉

  4. pelancongnekad mengatakan:

    Sabar aja Kang, mungkin bakalan ada burung yang lebih baik dan lebih menguntungkan dari keempat burung tersebut—siapa tahu dapat burung yang kicauannya lebih dahsyat.

    Btw, bahasa Sundanya kasar pisan..hehehehe

  5. Yudi mengatakan:

    Belum rejeki…

  6. yisha mengatakan:

    akang kesel jga ngga?

  7. naniknara mengatakan:

    Rejeki yang nampaknya udah di depan mata, ternyata bisa meleset juga ya. Yah ini sih namanya belum rejeki akang, sabar. Semoga digantikan yang lebih baik dan lebih besar lagi nilainya

  8. mintarsih28 mengatakan:

    begitu baiknya Allah ya kang yg dinilai ikhtiarnya.

  9. sakti mengatakan:

    pasti ada hikmah di balik semua ini, hihi

  10. cumakatakata mengatakan:

    Mungkin belum jodoh tu A’…
    semoga dapet yg lebih mantab y A’…🙂

  11. izzawa mengatakan:

    mungkin itu namanya yang nggak rejeki ya kang🙂

  12. arip mengatakan:

    Manusia emang cuma bisa berusaha.

    Alah eta ni uang aing sagala nya.:mrgreen:

  13. Ikakoentjoro mengatakan:

    Yap, betul sekali kang. Yang berusaha saja belum tentu sukses apalagi yang tidak berusaha. Pasti sukses untuk gagal😀

  14. Ikakoentjoro mengatakan:

    Betul kang,, yang sudah usaha aja masih belum tentu sukses. Apalagi yang ga’ berusaha, pasti sukses untuk gagal 🙂

  15. Ely Meyer mengatakan:

    Yang penting khan sdh berusaha ya Kang

  16. Erit07 mengatakan:

    Sbr kang,hri ini krng bruntung,mudah”an lain kali lbh beruntung. .

  17. winnymarch mengatakan:

    Semoga dilain waktu ada peruntungan yang jauh lebih baik gan. Yang penting jangan lupa berusaha sama berdoa.

    Salam Kenal,Backpacker Indonesia.
    ditunggu kunjungan baliknya dan komentarnya di blog ane gan.
    Follow juga Blog ane ya,🙂

  18. Evi mengatakan:

    Iya Kang, rejeki kalau belum ditangan belum bisa kita takar ya..Baru bisa hitung2 diatas kertas..Semoga dikesempatan lain lebih beruntung..:)

yang sudah baca di tunggu komenya,,,,,, terima kasih.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: