demi bersekolah rela mempertaruhkan nyawa

demi bersekolah rela mempertaruhkan nyawa

Gambar Anak anak Sekolah di Lebak Banten tengah menyebrangi jembatan gantung yang hampir putus demi untuk bersekolah telah mendunia. Salah satu Media Inggris Daily Miror menjulukinya aksi seperti film ala ‘Indiana Jones’. Tak pelak foto yang mengiris hati itu pun menjadi pembicaraan.

Perjuangan mereka patut di banggakan demi untuk menuntut ilmu rela mempertaruhkan nyawa..Pertanggung jawaban pemerintah perlu di pertanyakan, mengapa di biarkan atau menunggu jatuh korban dulu..? Semoga saja tidak…!!! Sungguh mengherankan..

Wahai para pejabat di negeri ini lihatlah nasib anak kami, perhatikanlah kami jangan kau hanya mementingkan diri sendiri, kroni dan Partai..

Iklan

Perihal kangyan
hanya seorang awam yang suka menulis sebelum tidur... menulis tentang apa saja, dari yang di dengar, di lihat dan di rasakan... bentuk tulisan sekedar ekspresi pemberontakan yang hanya tersalur lewat tulisan...

29 Responses to demi bersekolah rela mempertaruhkan nyawa

  1. Ping-balik: sedih, khawatir dan tak mengerti | kang yan

  2. astitirahayu says:

    waahh,, padaHAL baRuw kemarEn asTy Liadh d tipi kaQ,,
    ,,trnyata kakak ng’poSt juGaa,,
    kereN,,
    asTy duKung dagH,, bwath inFo k pejabat” tinggi,,hwewee,,
    mudaGh”an d dengar y kaq,,
    hEbadh bgt tHu anaK”,,
    saLudh daagh.,.. 😀

  3. Mila says:

    miris ya 😦

    bayangkan yang menjadi orang tua anak2 tsb, mengorankan kekhawatiran terhadap anak tercinta untuk menuntut ilmu

  4. tiara says:

    sudah dikasih dana 1 milyar kok buat perbaiki jembatan . pemerintah kan gitu , nunggu ditayangin di tivi dulu , nunggu orang-orang rame dulu baru diperbaikin dengan dana yang jumlah dari sumbernya lumayan banyak tapi sampai di TKP hanya seperberapanya gitu .

  5. Ilham says:

    di sudut pelosok indonesia masih banyak yang butuh sarana dan prasarana yang layak. semoga segera bisa ditanggulangi. semoga pak esbeye segera menyusun tindakan. kasian anak-anak itu… 😥

  6. Tina Latief says:

    miris banget ini anak-anak negeri, padahal calon yang menjadi pemimpin besok dari anak-anak ini loh…

  7. tri says:

    subhanaallah..hebatnya perjuangan mereka untuk menuntut ilmu dan pantang menyerah walau mempertaruhkan nyawa melewati jembatan yang sungguh tak layak pakai lagi..

  8. yisha says:

    bener….
    demi sekolah…
    duh, sob, kau nge post ini….

    • uyayan says:

      iya bener demi bersekolah, bukan hanya ini aja ada jg yang di daerah garut masalahnya sama jembatan yang rusak..
      sengaja yish ingin menularkan semangatnya siapa tau jadi inspirasi buat kita semua …

  9. imsfly says:

    orang yang di daerah susah begitu semanatnya berskolah, tp mengapa yg di daerah kota bigitu malas sekolah ?

  10. susu segar says:

    wah bisa sekalian pup ntu hehehe. . .

  11. kawanlama95 says:

    Adik adik kita itu sudah latihan mental dan keberanian ini luar biasa. Moga menjadi pribadi pribadi yang tangguh. Untuk pemerintah cepatlah di buatkan sarana jembatan . Kalo ada yg jatuh ke sungai berbahaya . Kasian saudara saudara kita. Disana

  12. Hijihawu says:

    Semangat menuntut ilmu yg luar biasa. Semoga mata hati para petinggi negeri terbuka menyaksikan hal ini…

  13. Ely Meyer says:

    ya, ngenes sekali, kemarin aku baca di koran lokal sini dan melihat foto persis spt di atas, hal yg sangat mencengangkan mata buat orang orang sini, keterlaluan kalau pemerintah diam saja, tanpa ada tindak lanjut

    • uyayan says:

      ya mbak el..oh koran lokal di sana juga sama meberitakan ??sayang hal yang memalukan yang mendunia..

      memang sungguh terlalu para pejabat entah tidak tau atau ga mau tau nasib rakyatnya..

yang sudah baca di tunggu komenya,,,,,, terima kasih.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: