miras bikin beringas

Miras bikin beringas

Siang tadi di sudut ruko yang tutup dua orang sedang asyik minum minuman keras (miras)di temani kacang asin beberapa bungkus tapi tanpa alunan musik, yang ada hanya nyanyian bising deru mesin mesin mobil tua. Mereka tak hirau lalu lalangnya orang dan sesekali hewanpun berlalu lalang terus saja asyik bercengkrama dengan gelas minuman bergantian.

Salah seorang dari mereka saya kenal walau tidak cukup kenal dalam kepribadianya, kenal hanya sebatas suka ngobrol hal hal yang wajar jauh dari kurang ajar. Perkenalan yang tanpa di sengaja dan tanpa berjabat tangan ini berlanjut sampai sekarang maklum saja karena sehari hari dia kerja di daerah sini.

Prilaku yang saya lihat dari teman saya hari ini jauh dari prilaku dia dalam keseharian sebelum hari ini. Dia begitu sopan, santun, ramah, bicara selalu dengan nada rendah tak pernah mengdengar dia bicara dengan bahasa kasar. Tapi hari ini begitu jauh berbeda tingkahnya beringas bahasanya kasar terlebih lagi tadi siang ada salah paham yang nyaris memicu perkelahian. Pokok dari salah paham tadi siang tak lain masalah isi perut, dia merasa berhak tapi yang menikmati orang lain.

Kemudian diapun memprotes orang yang di anggap merampas haknya tadi. Percekcokanpun tak bisa di hindari dua duanya merasa benar tapi untunglah orang itu segera menyadari bahwa teman saya ini dalam keadaan mabuk jadi dia mau mengalah. Tapi walaupun orang itu sudah mengalah temen saya masih saja ngotot, mungkin karena pengaruh miras yang di minumnya membuat dia hilang kendali.

Setelah adu mulut paheras heras genggerong dengan orang tadi dia balik lagi meneruskan minumnya bersama temen temennya yang pada datang. Saya sendiri hanya melihat dari sebrang jalan sambil tetap kerja merasa tidak terganggu dan emang dia tidak menggangu.

Waktupun berjalan terus. Setelah agak sore dia datang dan duduk duduk di tempat saya kerja dalam waktu yang sangattt lamaaaa… Sebelum duduk dia minta izin dulu dengan bahasa yang santun seperti biasanya untuk boleh dan tidaknya duduk di sini menghabiskan sisa minumanya. Melihat dan mendengar serta mengamati dia dalam keadaan mabuk yang masih setengah setengah saya mempersilakan saja, malah saya  ajak dia ngobrol seperti biasanya tanpa merasa terganggu dengan keadaan dia. Hanya saja saya lebih berhati hati dalam bicara maklum saja dia dalam keadaan yang tidak biasa.

Obrolan saya selalu pokuskan dalam hal mancing atau hoby yang lain tanpa satu kalipun saya menanyakan apa alasan dia minum miras siang ini. Sengaja saya tak mau menyinggung masalah apa atau kenapa harus minum siang ini, takutnya membuat dia malah jadi tersinggung. Karena biasanya kalau seseorang dalam keadaan mabuk dan merasa tersinggung suka tidak memandang apa atau siapa. Hal itulah yang saya jaga, coba kalau dia sampai tersinggung terus bikin onar di tempat saya kerja wah urusanya pasti berabe. Obrolan ringan terus mengalir walau sering terganggu untuk melayani konsumen, hingga tak terasa hari semakin sore. Jam 16.05 ahirnya dia pamit meninggalkan tempat kerja saya.

Setelah dia pergi. Saya merasa penasaran melihat tingkahnya hari ini kemudian saya bertanya kepada seseorang yang lebih dekat denganya. “Mengapa dia harus minum miras siang ini ?”. “Dia minum siang ini karena sedang banyak masalah yang harus dia hadapidi”. Itulah intinya jawaban yang saya terima dari orang yang saya tanya tadi.

Dalam hati saya berkata,,, Wah kenapa banyak masalah kho malah lari ke miras yang menurut saya malah menambah masalah dan biaya. Kenapa tidak cari jalan keluar dengan cara bertukar pikiran atau berkomunikasi dengan yang membuat masalah itu kalau memang ada yang membuat masalah denganya.

Masih dalam hati,,, Tapi biarlah mungkin jalan ini yang dia anggap paling baik untuk saat ini. Semoga saja hanya untuk hari ini dia lari ke miras untuk  kedepanya semoga dia kembali seperti semula, seperti sosok yang saya kenal selau sopan, santun dan ramah kepada semua orang.  Amiinnn

Iklan

Perihal kangyan
hanya seorang awam yang suka menulis sebelum tidur... menulis tentang apa saja, dari yang di dengar, di lihat dan di rasakan... bentuk tulisan sekedar ekspresi pemberontakan yang hanya tersalur lewat tulisan...

23 Responses to miras bikin beringas

  1. ini yang saya paling tidak paham. Mengapa orang merasa perlu mabok?

  2. jayireng says:

    ♪ ♪ minuman keras miras…!! Apa pun jenis muu..u..u…

    Tak akan ku minum lg walau setetes ♪♪

    bang haji.Roma hahay.. :mrgreen:

  3. bensdoing says:

    sayang yach gan… pelariannya ke miras 😦 coba kalo dia ngeblog asyik tuh 🙂

  4. Dyka says:

    Bnr bngt sob, bnyak msalah kq larix ke miras.?? Yg ada mlh nambah msalah tuh. Gw jg benci bngt dgn org2 yg mabuk2 sprti itu, bkin diri macam paling jago sedunia. Nitip masbro http://dykas60v5.wordpress.com/2012/04/20/sebuah-paket-yang-mencurigakan-akhirnya-datang-juga-2/

  5. Miras bikin sfaraf2 longgar, jadi yg tadinya santunpun bisa jadi beringas..

  6. Hijihawu says:

    Miras memang bikin tidak waras. 😀

  7. bmaster23 says:

    wow miras oh no 🙂 sebaiknya emang gitu

  8. Adi Nugroho says:

    mending ngeblog buat pelarian, iya nggak mas?

  9. Idah Ceris says:

    sayang sekali kalau miras untuk pelarian ya mas. . .

yang sudah baca di tunggu komenya,,,,,, terima kasih.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: