ngabuburit

Ngabuburit

Ngabuburit satu kebiasaan yang hanya ada di bulan puasa. Ngabuburit adalah menunggu saat berbuka puasa dengan beragam kegiatan yang umumnya bersipat menyenangkan. Kata ngabuburit itu sendiri berasal dari bahasa Sunda dari kata burit artinya sore. Entah siapa dan sejak kapan kebiasaan ngabuburit ini di mulai, dari saya kecilpun khususnya di tatar Sunda kebiasaan ngabuburit ini sudah begitu populer.

Di hari ke dua puasa, Thandy (keukeuh) merengek minta di antar ngabuburit. Katanya temen  temenya juga sudah pada berangkat di antar sama ayah atau ibunya. Yah saya kalah juga akhirnya walau harus menunda satu pekerjaan, tapi tak apalah, tak ada salahnya menuruti kemauan anak untuk membuatnya bahgia.

Singkat kata c Jupypun keluar dari peraduanya siap mengantar. Tujuan dari ngabuburit rutenya Thandy-lah yang menentukan. Pertama terminal (TM) berlanjut ke arah utara menyusuri jalan sampai ke kebun Karet. Permintaan yang sederhanakan ?

Dari mulut gang kecil belok kanan berbaur dengan pengendara lain lantas belok kiri menuju TM. Hanya perlu waktu hitungan menit saja c Jupy-pun sudah nongkrong di Tm. Sempet kaget juga melihat buaaanyaknya kendaraan roda dua yang berseliweran. (di perkirakan jumlahnya ratusan) padahal ini hanya terminal kota Kecamatan. Belum lagi yang di jalan rayanya seperti penuturan seorang temen yang kebetulan ketemu, jalan raya di buat macet oleh banyaknya kendaraan roda dua.

Sempat juga berpikir atau tepatnya bertanya “berapa puluh liter bensin yang di hamburkan hanya untuk ngabuburit ?”. Di satu sisi memang pemborosan tapi di sisi lain mungkin inilah hiburan bagi kami kaum kusam, setelah lelah bekerja seharian. Mencoba santai menikmati indahnya senja di antara gerung bising suara knalpot menunggu waktunya berbuka puasa. Salahkah ???

Setelah sekian lama hanya nongkrong kamipun melanjutkan perjalanan ke arah utara sesuai permintaanya menuju kebun karet. Di jalan kami tidak sendiri tapi kompoi laksana kampanye dengan berbagai jenis dan merk kendaraan dan pengendaranyapun dari berbagai usia, walau memang di dominasi kaum muda.

C Jupy melaju dengan perlahan, kecepatan tak lebih dari 20 km perjam. Setelah melewati dua  turunan dan tiga tanjakan serta menyebrangi satu jembatan akhirnya sampai juga di tempat tujuan kedua yaitu kebun karet. Kebun karet yang di tepi jalan pada waktu sore hari begitu sepi sehingga membuat saya segera memutar arah kembali menuju rumah. Karena perjanjianya juga hanya sampai kebun karet dan Thaddy-pun tak protes.

Mungkin karena terlalu pelan bawa c Jupynya, sebelum sampai di rumah adzan magrib telah berkumandang. Terpaksa tarikan gas agak di tarik lebih dalam tujuanya ingin cepat sampai di rumah. Maklum es buah sudah menunggu untuk di cicipi, made in istri tercinta yang pasti segar dan enak. Kalo bukan saya yang memuji ya siapa lagi hehe

Sesampainya di rumah saya bertanya pada Thandy “ Gimana Thand puas ngabuburitnya ?”. “Puas pah, besok kalau ada waktu kita ngabuburit lagi” jawabnya dengan penuh ke ceriaaan.. Sebagai orang tua sayapun merasa senang melihat keceriaanya. Satu hal lagi yang membuat saya bangga dia puasanya tamat sampai magrib, padahal sebelum berangkat ngabuburit dia sudah minta izin mau buka.

Ternyata untuk bisa membahagiakan seseorang itu tidak perlu mahal dan berlebih, bisa juga dengan hanya mengikiuti keingananya. Itu saja sudah bisa membuat seseorang bahagia.

Iklan

Perihal kangyan
hanya seorang awam yang suka menulis sebelum tidur... menulis tentang apa saja, dari yang di dengar, di lihat dan di rasakan... bentuk tulisan sekedar ekspresi pemberontakan yang hanya tersalur lewat tulisan...

36 Responses to ngabuburit

  1. Ping-balik: Knalpot racing menambah tenaga betulkah??? | abangirengku.com

    • uyayan says:

      iya gan banyak juga hal hal negatif yang di lakukan dalam ngisi acara ngabuburit sekarang ini….
      karena ulah merekalah jadi banyak orang yg menganggap ngabuburit ini jadi hal yg sifatnya negatif..

  2. elfarizi says:

    Wah … hebat bisa tamat puasanya hehe 😀

  3. wah orang sunda mah emang jago bikin istilah kayak gitu.sekarang yang lagi ngetren kamseupay mas.istilah untuk para abg…seluruh indonesia dah pake istilah kayak gitu tentunya abg2 gt yang mopulerin.

    by the way memang asyik mas ajak jalan 2 si buah hati…ada kedekatan emosional gitu..kita nya juga lebih akrab ma si jagoan kecil 🙂

  4. abi_gilang says:

    Hebatlah Thandy…puasanya tamat…besok2 jangan bolong yaa puasanya.

  5. SanG BaYAnG says:

    Benar sekali Gan.., tapi kadang ane binun jua ama keinginanya wanita.. #yang dimaksud wanita bukan istri loh :mrgreen:

  6. abedsaragih says:

    Yang penting ngabuburitnya hasilkan sesuatu yang positif dalam bulan ramadhan ini 🙂

  7. affanibnu says:

    saya ngabuburit bersama senja dan sunset.. 😀
    nikmati saja momentum ini yang datang hanya setahun sekali… 🙂

  8. izzawa says:

    aku suka ini
    “Ternyata untuk bisa membahagiakan seseorang itu tidak perlu mahal dan berlebih, bisa juga dengan hanya mengikiuti keingananya. Itu saja sudah bisa membuat seseorang bahagia”

    • uyayan says:

      iya Za…. kalo keinginanya sekedar jalan jalan dalam arti yg sebenarnya hanya jalan kan murah hehe…. tapi bagi anak kecil itu juga sudah jadi kebahagiaan….

      ayu tuh Za jalan jalan ngabuburit hehe

  9. sama mas, dhe pun kalau ngabuburit selalu bersama kurcaci.. liat ekspresi bahagia mereka ketika jalan-jalan sore alias ngabuburit, itu sudah happy.. tapi yang sering mah, kalo ngabuburit itu yang dituju pasti pasar bedugnya.. disana ada juga kan mas??

  10. cumakatakata says:

    hmmmmmm

    good father

  11. arip says:

    Bahagia itu emang bukan perkara soal uang aja. 😀

  12. diffaimajid says:

    saya mah mun ngabuburit ngabukaan kwaci kang. lumayan aya asin2 sakedik #eh

  13. yisha says:

    senangnyaaaaaaa……. 😀

  14. jayputra9 says:

    keren kak ngabuburitnya. pake motor. saya lebih suka bersepeda. keliling kota. ataupun jalan kaki. untuk nguras waktu.

  15. bensdoing says:

    ngabuburit di tempat sya……kalo sore motor udah kyk mau konvoi 😀

yang sudah baca di tunggu komenya,,,,,, terima kasih.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: