nasibmu sang jalan

Nasibmu sang jalan

Sungguh malang nasibmu wahai sang jalan. Bahu dan badanmu tercabik, terkoyak setiap saat, tanpa mampu berontak melawan, hanya pasrah diam dalam ke tak berdayaan.

Padahal tak terhitung sudah, berapa besar jasamu, berapa besar pengorbananmu , tak kan pernah ada seorangpun yang mampu menghitungnya.

Wahai sang jalan kaulah saksi mati  tentang liku pengguna jalan ini, tentang isak tangis cucuran air mata sedih, pun air mata bahagia, tentang maki sumpah serapah, tentang peluh keringat bercucur, tentang darah tercecer.

Jalan lingkar pasar sepi pinggiran kota bogor barat penghantar gerak roda perekonomian warga, kini kau terbengkalai tak terawat tanpa aspal, batu telanjang, pasir terkikis, debu mengepul saat kemarau tertiup angin.

Sungguh ironi nasibmu wahai sang jalan, kau yang telah berjasa, kau yang tanpa pamrih, kau yang terus setia, kau yang tak kenal lelah, tapi kau di telantarkan, di abaikan, di biarkan terus terkoyak tanpa perhatian sebagai mana mestinya.

Dalam tatap kosongku, aku bayangkan. Andai saja satu hari nanti kau tiba tiba berdiri tegak mendongkak ke angkasa, di saat antrian panjang kendaraan padat merayap. Betapa banyak jasad kan terkapar, betapa nyaring lengking sakit merintih, betapa banyak cucur air mata tercurah.

Wahai para pejabat, dinas intansi terkait tak adakah dana tuk sekedar kembalikan jalan ini berasapal. Ataukah dana yang ada masih kurang, tuk terus di gerogoti, di korupsi demi isi kantong lebih tebal, semakin tebal. Tidakkah mengerti, tapi aku ragu kalau tidak mengerti, hidup ini singkat, hidup ini sementara, buat apa menumpuk harta, apalagi harta tak halal. Ingatlah karma, ingatlah aherat.

Di tulis bari molohok.

 

Advertisements

About kangyan
hanya seorang awam yang suka menulis sebelum tidur... menulis tentang apa saja, dari yang di dengar, di lihat dan di rasakan... bentuk tulisan sekedar ekspresi pemberontakan yang hanya tersalur lewat tulisan...

28 Responses to nasibmu sang jalan

  1. Ahmad Fauzi says:

    nasibnya kaya gigi berlubang ya kang?

  2. cumakatakata says:

    Ula molohok kitu A’ 🙂
    kl jalan yg hati2 biar gk terpeleset kl hujan dan gak banyak debu kl panas..

    jalan tak akan durhaka sehingga berdiri tegak A, dia kn selalu bersedia melayani orang kecil seperti kita 🙂

    tp orang yg makan aspal itu yang perlu berhati-hati, jgn sampai ditelan bumi 🙂

    • kangyan says:

      heeee Pace, udah gak molohok lagi sekarangmah…. ge nikmatin bakpow ma kopi setengah anget…

      iya, sepakat. kan selalu setia..

      sebelum di telan bumi, pada mampir dulu ke hotel prodeo hehe

  3. Evi says:

    Nunggu tahun anggaran berikutnya, Kang..Eh tahun besok juga habis di potong disana-sini..Jadi harus nunggu tahun berikutnya lagi..

  4. araaminoe says:

    tanpa jalan kita gak bisa jalan *haalah op tho asmie ini* 😀
    kang… bari molohok.mah apa ya? *asmiekepoasmiekepoasmiekepo* heee..

  5. Heru Piss says:

    Jalan ditempatku paling kasihan kang, baru 2 bulan diperbaiki sudah rusak lagi,,,
    tambal sulam, tambal sulam,,,,, tambal sulam,,,,,
    Kapan ditebalkan..???

    • kangyan says:

      kalau gitu berarti di mana mana sama saja…
      benar jalan lingkar di sini juga paling banter di tambal hehe. belum lagi kalu cerita jalan yag lain…

      • Heru Piss says:

        Gimana dengan luar pulau Jawa ya,? yang katanya saja pulau Jawa ini sudah mendapatkan fasilitas paling bagus dibandingkan dengan luar Jawa. Gak bisa ngebayangin diluar sana malahan seperti apa.. ( Tepuk jidat )

        • kangyan says:

          iya gan, besar kemungkinan lebih parah….toh di jawa juga seperti ini.
          padahal kata banyak orang jalan ini merupakan salah satu sarana penting penunjang perekonomian satu daerah…..

  6. izzawa says:

    mereka lg sibuk kang yan..urusan jalan nanti aja katanya ,,pas akhir tahun..itu pun seadanya..

  7. duniaely says:

    bari molohok itu apa ya kang ?

  8. Pejabat juga harus melakukan BW ke sini untuk baca ini.

    Salam wisata

  9. capung2 says:

    terlampau banyak peer buat negri ini.. 😦

  10. angananTyas says:

    wah, para pejabat harus baca ! setidaknya sudah disuarakan…

yang sudah baca di tunggu komenya,,,,,, terima kasih.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: