14 februari

14 Februari

Malam ini langit kelam tanpa bintang

Sepi hanya berteman music pelan

Mengalun syahdu menghantar khayal ke masa lalu

Tenggelam larut dalam kesendirian sunyi

Mengenang indah masa penuh kenangan

Penuh canda, tawa, riang, gembira menyertai

Seakan tak pernah ada duka

Mengapa ??

Malam ini harus muncul  seraut wajah cantik

Yang begitu ku kenal begitu akrab

Seakan hadir ikut larut dalam bayang

Selalu memberi selamat di 14 februari

Begitu indah walau hanya satu kata

Terlontar dari mulutnya, indah tersungging senyum tulus

Dia begitu sempurna di mataku

Rambut  lurus hitam tergerai di tiup angin senja mempesona

Indah bola mata melirik tak mampu ku lupa

Bibir basah  menebar senyum menawan

Tutur sapa perlahan sejukan hati

Dia teman baiku gadis pertama yang aku rindu

Mengapa..??

Bibir ini kelu saat dia ada di depanku

Tak pernah jujur saat itu, hanya untuk ucapkan tiga kata

Berdosakah diri ini yang telah menipu diri ?

Berbohong hanya untuk tidak ingin di tinggalkan

Berdusta hanya untuk tidak ingin di pisahkan

Sampai kau tiada kau tak pernah tau

Tentang rasa ini tentang rindu ini ??

Mungkinkah sekarang kau tau ??

Entahlah, entah…

Entah sampai kapan bayangmu kan selalu menemaniku

Atau mungkinkah ku takan bisa melupakanmu

Malam semakin larut dingin menusuk

Aku terus hayut dalam lamunan tenggelam dalam

Sampai akhirnya….

Dering hp nyaring di malam sunyi buyarkan khayalku

Perihal kangyan
hanya seorang awam yang suka menulis sebelum tidur... menulis tentang apa saja, dari yang di dengar, di lihat dan di rasakan... bentuk tulisan sekedar ekspresi pemberontakan yang hanya tersalur lewat tulisan...

22 Responses to 14 februari

  1. Mila mengatakan:

    nice poet🙂

  2. imsfly mengatakan:

    puisinya keren…………

  3. Ni Made Sri Andani mengatakan:

    mm.. puisi yang sangat menyentuh..
    Semoga ia mendengarkan di sana..

  4. Dhenok Habibie mengatakan:

    ungkapan rindu yaa mas??

  5. Tina Latief mengatakan:

    coklatnya mana??? setuju dengan mba ely…

  6. Ely Meyer mengatakan:

    Wow … puisinya bener bener mengambarkan keadaan hati seseorang yg begitu galau ?🙂

    kalau rindu kenapa tidak ditumpahkan saja ? susah lho menahan rasa rindu itu

  7. tri mengatakan:

    ampuuun..puisinya lope banget kang🙂
    cinta terpendam ya kang…

  8. astitirahayu mengatakan:

    kOk 14 FebruaRi’a kaia,, gaLaU gTu kaq?? hoho..
    seLamaTh Harii kasiH saiaaNk yakH kaQ,,😀

yang sudah baca di tunggu komenya,,,,,, terima kasih.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: