sang pencari keadilan

Sang pencari keadilan.

Sulitnya mencari keadilan di negeri ini bagi rakyat kecil, itulah yang bisa di baca dari pencari keadilan asal Malang. Indra Azwan namanya yang mencari keadilan atas kasus tabrak lari yang menimpa putranya.  Mengadu ke monyet sudah ke manusia sudah ke aparat terkait juga sudah tapi keadilan itu tak kunjung tiba. Itulah yang di katakan Indra Azwan sang pencari keadilan, beberapa waktu yang lalu.

Tak kenal lelah upaya terus di lakukan demi tegaknya keadilan yang dia pejuangkan. Upaya terakhir melakukan jalan kaki Malang- Istana Negara Jakarta berharap bisa bertemu dengan SBY. Indra tidak ingin neko-neko saat bertemu SBY. Dia ingin mengembalikan uang Rp 25 juta yang dahulu pernah diberikan SBY sebagai santunan. Dan juga bermaksud menagih janji Presiden, terkait penyelesaian kasus kematian putranya yang ditabrak oleh anggota Kepolisian Resor Malang, 19 tahun silam.

Indra Azwan sampai di Istana Negara, Jakarta, Selasa (20/3/2012)

Tapi apa daya pada waktu itu presiden tengah ada acara di Istana Bogor, dan tak bisa menjumpai rakyat biasa seperti dirinya. Indra Azwan hanya di temui Wamen Deny Indrayana.

Selesai menceritakan maksud kedatanganya Indra Azwan tak lupa menitipkan uang yang dahulu pernah diberikan SBY. Uang Rp 25 juta dalam bentuk pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu dia kembalikan ke SBY melalui Wamen Denny Indrayana.

Setelah gagal bertemu SBY, Indra berencana akan pergi ke Mekkah. Dia akan mengadu ke Yang Maha Kuasa.

Dan kini Sang pencari keadilan itu sudah tiba di Lampung dalam perjalananya menuju mekah dengan berjalan kaki, menepati janjinya, untuk mengadu ke Yang Maha Kuasa. Perjalananya kali ini di temani salah seorang rekannya Poedji. Karena katanya keadilan di negeri ini sudah tidak bisa  ia dapatkan.

Lagi lagi rasa keadilan tidak berpihak ke rakyat kecil. Tak heran kalau banyak yang bilang keadilan di negeri ini bisa di beli dengan uang, hukumpun bisa di rekayasa.

Sumber : klik gambar

Perihal kangyan
hanya seorang awam yang suka menulis sebelum tidur... menulis tentang apa saja, dari yang di dengar, di lihat dan di rasakan... bentuk tulisan sekedar ekspresi pemberontakan yang hanya tersalur lewat tulisan...

22 Responses to sang pencari keadilan

  1. gunawank mengatakan:

    Sebenarnya keadilan ada di negeri ini, tapi yang berbuat adil yang langka.

  2. Citra Taslim mengatakan:

    Saya kagum atas perjuangan beliau kang…
    saya sempat beberapa kali melihat beliau diwawancarai.
    beliau memang orang hebat.

    • uyayan mengatakan:

      pejuang tangguh memperjuangkan keadilan, sayang pengorbanan dan perjuanganya tidak di pandang sebelah mata oleh penguasa…

      iya dia memang orang hebat..

  3. pondokgue mengatakan:

    uda hampir 4 tahun ya gitu..
    huhu

    hukum lemah di indonesia..

    http://www.pondokgue.com/2012/04/coba-nokia-lumia-di-nokia-care.html

  4. jayireng mengatakan:

    Sebagian kecil jeritan rakyat..

    Lihat di belakang mereka masih bnyak butuh perhatian dri sang Kuasa Hukum Manusia

    Liberal Somplak!!

    *agak mewek

    • uyayan mengatakan:

      iya gan Jay…

      kapan ya gan,,rakyat akan dapat perhatian dari sang penguasa…??

      • jayireng mengatakan:

        Jangan pernah bermimpi kan yan, penguasa takkan pernah memandang kita rakyat kecil.
        Mereka lebih penting mikirin perut dan jabatan mereka.!!!

        Sampai kapan pun negara ini takkan maju oleh hal apapun.
        *sudah garisan tangan pendahulu

        • uyayan mengatakan:

          hehe.. iya she yang di rasakan sekarang seperti itu pemimpin hanya memikirkan dirinya dan kroninya

          tapi gak ada salahnya sedikit optimis untuk kedepanya, moga saja kedepan akan banyak pemimpin yang mau memperhatikan nasib rakyat kecil..

  5. bensdoing mengatakan:

    negeri ini mmg sptnya harus ada “dark justice”….🙂

  6. yisha mengatakan:

    met berjuang!
    moga tabah!

  7. Tri mengatakan:

    sungguh lucu ya kang, negara kita ini..
    indonesia merupakan negara hukum..tapi dimana hukum itu pada saat rakyat membutuhkan keadilan!

    • uyayan mengatakan:

      iya Tri…
      hukum di negara ini tumpul ke atas, tajam ke bawah..
      jadi gak heran kalau kejadian seperti ini banyak terjadi.
      semoga saja untuk kedepanya hukum akan berphak kepada seluruh rakyat, tanpa harus membeda bedakan..

yang sudah baca di tunggu komenya,,,,,, terima kasih.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: