terang benderang

Terang benderang

Dua kata di atas yang saya buat sebagai juduk akhir akhir ini begitu populaer… Mungkin karena orang yangsering mengucapkan kata Terang Benderang adalah orang no 1 di Republik ini… Tidak hanya sampai disitu kata terang benderang cukup populer juga di kalangan rakyat jelata dari orang tua, remaja bahkan sampai anak anak begitu familiar dengan dua kata di atas..
lampu pijar

Terus apa hubunganya dengan potingan ini…?? Ok gak usah saya bahas lebih dalam untuk kata di atas langsung saja ke niat semula untuk mempost  kali ini yang kebetulan judulnya sama dengan kata di atas..

Lanjut…

Kalau kita hidup di negeri orang di tuntut untuk bisa bergaul… Hanya saja dalam pergaulan itu harus benar benar jeli karena kita tidak tahu atau belum tau karakter, watak dan sifat dari orang orang yang baru kita kenal… Tapi tak jarang di perantauan itu yang tadinya kita tidak saling kenal kemudian secara perlahan mulai mengenal dan kemudian jadi akrab malah tak jarang pula orang yang tadinya asing/orang lain kemudian di anggap sebagai saudara… Biasanya hal itu di dorong rasa kecocokan satu sama lain.. Hal itu juga yang terjadi pada saya.. Di perantauan ini banyak yang sudah mengaggap saya sebagai saudaranya sendiri… Salah satunya sebut saja namanya Khotib..

Khotib yang sudah menganggap saya sebagai saudarnya 2 bulan yang lalu dia mau mengadakan resepsi pernikahan anak tirinya… So pasti saya dikabari dan di undang untuk datang ke rumahnya yang kebetulan agak jauh dari tempat saya tinggal.. Rasa persaudaraan yang sudah tumbuh membuat saya ikut bertanggung jawab akan apa yang akan dia laksanakan…

Sehari sebelum hari H nya tiba saya dan Istripun sudah berada di rumah saudara baru saya ini.. Sampai di rumahnya ba’da Magrib kesibukan sudah jelas terlihat… Bapak bapak, Akang akang, Teteh teteh, dan Ibu ibu yang turut membantu sibuk dengan pekerjaanya masing masing.. Begitu juga di dapur dengan ukuran yang tidak begitu luas Ibu ibu dan Teteh teteh sedang sibuk memasak untuk di hidangkan besok paginya di hari yang istimewa bagi kedua mempelai.. Sempitnya dapur bukanlah penghalang bagi mereka, mereka tetap semangat dan kelihatan ceria walaupun jelas raut mukanya menunjukan rasa kecapean… Obrolan ringanpun masih terlontar kadang di selingi dengan guyonan guyonan yang berbau forno…

Alhamdulillah semuanya berjalan dengan lancar hanya ada satu hal yang menurut saya kurang melihat penerangan yang hanya mengandalkan lampu pijar 50 Watt… Sinarnya yang kekuningan sedikit mengganggu dalam aktifitas masak memasak, itu dalam pikiran saya, oleh karena itu sayapun berinisiatif untuk membeli lampu neon dengan Watt yang agak gede… Tanpa minta izin dulu sama tuan rumah langsung saja berangkat  untuk membelinya…

Sekembalinya langsung saja lampu pijar tadi di ganti dengan lampu neon yang barusan saya beli… Begitu lampu di nyalakan jelas jauh lebih terang.. Sampai sampai seorang ibu setengah baya yang rambutnya sudah di selingi uban, entah sadar entah tidak secara spontan dia bilang “ Nah gini dong kan jadi TERANG BENDERANG coba dari tadi”… Seorang teteh teteh menimpali “Waduh eta bibi meni jiga bapak Presiden nyariosteh hehehe make terang benderang sagala”..

Mendengar ucapanya saya tersenyum ternyata kata terang benderang ini sudah begitu popular… Jadi teringat akan orang no 1 di negeri ini yang suka mengucapkan kata kata itu…

Cukup sudah postingan kali ini hanya ingin mengabarkan bahwa kata TERANG BENDERANG ini ya begitu familiarlah di telinga …

Bagaimana dengan Anda punya pengalamankah dengan kata TERANG BENDERANG…??

Perihal kangyan
hanya seorang awam yang suka menulis sebelum tidur... menulis tentang apa saja, dari yang di dengar, di lihat dan di rasakan... bentuk tulisan sekedar ekspresi pemberontakan yang hanya tersalur lewat tulisan...

18 Responses to terang benderang

  1. Hijihawu mengatakan:

    Setelah listrik mati, lalu nyala kembali. Saya juga sering bilang, alhamdulillah terang benderang lagi. Hehehe..

  2. yisha mengatakan:

    aku ngga tau kata ini sedang populer…
    duh, ….

  3. Ely Meyer mengatakan:

    aku baru tahu kalau pak SBY suka mengatakan terang benderang😀

  4. rianadhivira mengatakan:

    menurut saya kata “terang benderang” lebih cocok diucapkan oleh direktur PLN deh, yah semoga saja😛 ::komenngaco::

    • uyayan mengatakan:

      sangat setuju de Rian… dari pada hanya di ucapkan saja dan tidak sesuai dengan yang di rasakan… buktinya banyak kasus yang sampai saat ini masih gelap hehehe

  5. Ilham mengatakan:

    saya malah baru tahu kata “terang benderang” belakangan ini populer.😳 jarang liat berita sih. nontonnya shaun the sheep terus.😆
    semoga jiwa para pemimpin kita terang benderang. illuminated. Ammiin..

  6. Istighfarin dot com mengatakan:

    pidatonya aja tuh yg terang benderang, rakyatnya gelap gulita. . BBM naik lagi! Payah tuh pak presiden

    • uyayan mengatakan:

      bener gan janji janji mlulu….
      kalao bener BBM naik lagi waduh semakin repot aja neh…. sekarang saja perekonomian rakyat sudah susah apalagi kalo BBM naik karena kenaikan harga BBM suka di ikuti dengan naiknya harga barang yang lain….

  7. Ni Made Sri Andani mengatakan:

    nah..disini lagi mendung dan hujan. Aku ingin agar langit terang benderang…he he

yang sudah baca di tunggu komenya,,,,,, terima kasih.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: