jaga jarak

Jaga jarak

Satu perintah yang sering kali kita lihat di belakang mobil Truk rasanya sudah cukup akrab dengan para pengguna jalan. Perintah yang hanya bisa di lihat dari mobil truk dan sejenisnya saja. Sementara di belakang mobil sedan mewah yang harganya selangit saya belum pernah melihatnya.

Perintah sekaligus peringatan yang berbunyi “JAGA JARAK”, kenapa hanya ada di mobil truk atau sejenisnya ya ? Apa pengemudinya lebih sayang terhadap pengguna jalan di belakangnya hingga terlintas dalam pikiranya untuk memberi perintah atau peringatan demi keselamatan pengendara yang berada di belakanya. Padahal kalau kita cermati mobilnya juga sudah jelas tinggi dan besar, coba bandingkan dengan mobil mobil mewah yang banyak berseliweran toh bodynya lebih kecil dan pendek di banding mobil Truk. Tapi tak ada tuh perintah untuk menjaga jarak hehe.

Menjaga jarak dalam berkendara itu setidaknya bisa membantu mengurangi kecelakaan LaLin di jalan raya atau di jalan Desa sekalipun.

Lebih jauh kalau kita mau jujur sebenarnya dalam dunia nyatapun kita sebaiknya bisa menjaga jarak dalam hal pertemanan dan pergaulan.

Dalam pertemanan seharusnya kita bisa menjaga jarak. Jangan terlalu dekat dalam setiap hal, ada juga hal yang harus kita bisa jaga, seperti hal hal yang sipatnya rahasia. Kita harus ingat hati orang tak bisa di ukur, kepercayaan yang kita beri belum tentu dia bisa menjaganya. Atau janganlah rahasia kita malah jadi bumerang terhadap diri kita sendiri. Sangat di mungkinkan seorang teman dengan teganya memanfaatkan ke tauanya tentang rahasia kita, rahasia kita malah jadi bahan pemerasan untuknya terhadap kita. Nah kalau hal seperti itu terjadi tentu kita yang akan di rugikan. Atau bisa juga jadi bahan dia untuk menekan kita supaya menuruti kemaunanya, ini juga sama juga tidak baik untuk kita.

Dalam pergaulan apa lagi, sangat perlu untuk bisa menjaga jarak. Pergaulan tanpa jarak cenderung ke pergaulan bebas itu sangat berbahaya. Tak jarang karena pergaulan yang bebas menyeret kita ke jurang kehancuran. Hancur secara ahlak dan moral. Atau memaksa kita terjerumus ke lembah nista yang berakhir dengan rasa prustasi yang begitu dalam. Sudah banyak contoh nyata karena tidak bisa menjaga jarak, penyesalanlah yang di dapat, itu jelas sangat merugikan dalam perjalanan hidup kita.

Jadi menjaga jarak itu baik di jalan raya atau dalam kehidupan nyatapun itu sangat perlu. Setidaknya itu merupakan satu bentuk antisipasi yang murah sebelum ahirnya menyesal.

Maaf beribu ribu maaf bukan maksud untuk menggurui ini semata hanya memperingatkan diri sendiri yang pernah menyesali karena tidak bisa menjaga jarak, sesalah yang di dapat dan itu tidak mau terulang untuk yang ke dua, ke tiga dan seterusnya lagi..

Sekian post tak penting kali ini

Wasallam.

Advertisements

About kangyan
hanya seorang awam yang suka menulis sebelum tidur... menulis tentang apa saja, dari yang di dengar, di lihat dan di rasakan... bentuk tulisan sekedar ekspresi pemberontakan yang hanya tersalur lewat tulisan...

49 Responses to jaga jarak

  1. Mr. Andry says:

    jaga jarak jangan sampe ketabrak

  2. mantap mas.jaga jarak di jalan raya emang harus…sama temen juga hati 2.tapi sama istri saat siang hari di bulan suci juga harus tul nggak mas….

    postingan nya bagus mas buat peringatan dini nih…

    salam

    • uyayan says:

      iya gan,,,, tak sedikit temen yg menohok dari belakang..
      iya benar gan,,, kalau gak bisa dan sampaiterjadi hub suami istri di siang hari, kata pak ustadz khodonya juga berat…

      terima kasih gan…

      salam lemes tapi semangat hehe harap maklum….

  3. izzawa says:

    Hmm…disini banyak lo mas mobil2 besar yg bikin tulisan kyk gt,,biasnya jalan beririingan, mgk aja dsruh jaga jarak krena tkut siapa tau remnya blong,,gtu juga sama pergaulan..hee nyambung gak ya 🙄

  4. anislotus says:

    kalo menurut saya, dalam berteman itu bukannya menjaha jarak… tp jangan berlebihan aja dalam berteman… berteman sesuai dengan porsinya, kalo sahabat porsinya segimana, klo teman biasa porsinya segimana…

    sesuatu yg berlebihan kn memang gk baik…. hehe
    #pemikiran saya aja sih 😛

  5. untuk temen2 blogger yang belum pernah bertemu muka, sebenarnya saya pengin sekali untuk tak berjarak dengan mereka. sekejap saja. ada yang ganjil kalau cuma ketemu di komentar dan posting saja. hiks

  6. tiara says:

    jaga jarak untuk hal yang tidak mampu dipertanggungjawabkan 🙂

  7. zasseka says:

    Jaga jarak. Setuju, setidaknya kita konsekuensi dengan sebab dan akibatnya…

  8. sweetyvinz says:

    saya setuju kak, jaga jarak hal kecil yang bermanfaat banyak 😀

  9. evi says:

    Jaga jarak dalam pergaulan emang pwnting sih Kang. gak terlalu dan tak pula terlalu jauh, secukupnya… setuju sekali kang 🙂

  10. cumakatakata says:

    ini post penting A’…
    yang namanya penyesalan emang di belakang,

  11. onesetia82 says:

    Kalau dalam dunia maya gimana mas … ?
    Apa kita meski Jaga Jarak juga biar ga sampai nabrak yg didepan … 🙂

    • uyayan says:

      haruslah gan,,,, walau di dunia maya kan adminya orang juga hehe… sapa tau secara fisik tidak tertabrak tapi perasaanya bisa juga tertabrak….. maaf hanya pendapat saya inimah…

  12. widodo says:

    Setiap saya kesini artikelnya menarik2

  13. Zico Alviandri says:

    Ada juga kalau jarak terlalu jauh malah mencelakakan. Misalnya harapan dan kenyataan. Kalo terlalu jauh berharap malah bikin sakit hati sendiri. Duh sotoy nih aye 😀

    • uyayan says:

      nah itu dia gan jadi kita usahakan untuk selalu bisa menjaga jarak…. jangan terlalu jauh dan jangan juga terlalu dekat… jadi inget judul lagu “sedang sedang saja”…

      oia terima kasih udah mampir…. dan selamat menjalankan ibadah puasa…

  14. yisha says:

    yisha pengin jaga jarak ama kaka? 😛

  15. Gandi says:

    Menjaga jarak memang perlu biar ga nabrak, hehehe… Bahaya kalo nabrak, :mrgreen:

  16. elfarizi says:

    Wah, jadi inget cerita tentang temen Kang Uya dulu itu hehehe 😀
    Yah, menjaga privasi perlu, ya, kang biar gak jadi bumerang 😀

  17. Ely Meyer says:

    setuju sekali dgn alinea ke 5, apalagi di dunia maya ya mas, kita bener bener nggak tahu siapa sebenarnya dibalik sosok seorang blogger itu

  18. affanibnu says:

    tentu, mejaga jarak itu perlu.. 🙂
    agar privasi juga terjaga.. 🙂

yang sudah baca di tunggu komenya,,,,,, terima kasih.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: