tikus (beurit) juga doyan duit

Tikus (beurit) juga doyan duit

“Ari nu ngarana Beurit loba jelema nu rujit, da puguh biang panyakit”. Penggalan bait syair dari lagunya kang Doel.

sumber gambar klik gambar

Tikus atau Beurit  dalam b Indonya jadi musuh bagi para petani, termasuk salah satu hama yang mampu atau bisa menghancurkan tanaman padi dsb. Sering kali mendengar berita para petani gagal panen karena serangan hama yang satu ini.

Tikus atau Beurit juga bukan hanya musuh bagi para petani tapi juga musuh para pedagang di PasarTtradisional. Dia (beurit) sangat rakus melahap apa saja, Sayuran, Ikan Asin, Makanan ringan, MieIinstan bahkan Sabun Batangan di embat juga jeung sajabana deui (dsb).

Tikus atau Beurit   juga banyak di temukan di rumah rumah, dari gubug kumuh, rumah sederhana, rumah mewah bahkan mungkin di istana juga ada. Bedanya mungkin….. ini baru mungkin. Beurit yang berkeliaran di gubug kumuh andai di dor dengan senapan angin (bedil cuplis) atau di timpuk pake bakiak juga tidak jadi masalah paling banter dia (beurit terkapar lantas di lempar ke tempat sampah), beda dengan yang berkeliaran di istana sepertinya bakal susah nangkepnya hehe..

Tikus atau Beurit   juga sering di identikan dengan para pejabat yang suka makan duit rakyat. Symbol para koruptor. Iwan Fals dengan lantang menyuarakan dalam satu lagunya “tikus tikus kantor”.

“Kisah usang tikus-tikus kantor
Yang suka berenang disungai yang kotor
Kisah usang tikus-tikus berdasi
Yang suka ingkar janji lalu sembuny. Dst”

Cerita lain masih tentang beurit, ternyata beurit juga doyan duit. Duit yang udah dekil and the kummel yang lupa di benahi tak lepas dari incaranya. Di gerogoti mulai dari tepi, di lahap lenyap, lantas enak saja melenggang tinggalkan kotoran. Beurit yang tak pernah kenyang terus bergerilya dalam gelap malam dan terang siang.

ternyata tikus juga doyan duit ini buktinya

Sampai kapan beurit akan tetap di anggap hama dan akan tetap melekat sebagai symbol bagi para koruptor ? entahlah, entah sampai kapan…

Itulah sekelumit cerita tentang beurit dari berbagai fakta. Punyakah kawan cerita tentang beurit yang mengesankan…..??? Seperti cerita seorang temen yang jempol kakinya di gerogoti beurit manakala dia tertidur pulas….

Perihal kangyan
hanya seorang awam yang suka menulis sebelum tidur... menulis tentang apa saja, dari yang di dengar, di lihat dan di rasakan... bentuk tulisan sekedar ekspresi pemberontakan yang hanya tersalur lewat tulisan...

83 Responses to tikus (beurit) juga doyan duit

  1. Dhimas mengatakan:

    gue juga pernah denger lagu tikus makan sabun. emang ada yah tikus makan sabun? heran gue. haha

  2. Ni Made Sri Andani mengatakan:

    ha ha.. beurit-nya tau aja dimana Kang Ayan nyimpen duit he he..

  3. Triyoga Adi perdana mengatakan:

    Di kosan sekarang, malah banyak yang lewat tikus2nya mas. Hihihi.

    Tapi yang paling mantep tuh ya itu tadi lagunya mas iwan. mantapppp.😀

  4. Rawins mengatakan:

    hehe bener banget sob…
    sesuai dengan lagunya kang doel
    ari nu ngarana beurit siga jelma nu rujit da puguh biang panyakit…

  5. tunsa mengatakan:

    magic jar ku juga diembatnya, sungguh terlalu para tikus itu ya…

  6. Ping-balik: Buah dari BlogWalking « cumakatakata

  7. cumakatakata mengatakan:

    saya punya ceritanya A’….

    saya jadikan pstingan aja ya heheee..

    lagi gak tau mau nulis apa nih A’.. terima kasih A’….

  8. violetcactus mengatakan:

    tikus memang benar2 rakus…

    di tempat saya, beurit/berit itu adalah nama jenis tikusnya. tubuhnya kecil dan baunya sangat tidak enak. kalo ketangkep sama kucing, tikus berit ini cuma dibunuh tapi ga dimakan.

  9. yisha mengatakan:

    hahahhaha……. 😀

  10. SanG BaYAnG mengatakan:

    Hehehe.., bagus sekali Kang..
    Sebuah obrolan ringan yang dipadu dengan pengertian dari lagu dan nilai kritis yang enak untuk di baca.
    Salam Indonesia..😀

  11. febrian hadi mengatakan:

    Tikusnya pake sepatu sama dasi ga kang?😆

  12. Gmc Paradise mengatakan:

    Sekarang bedain manusia/hewan tuh susah…
    http://gombongmotorcommunity.com/

  13. Idah Ceris mengatakan:

    wkawkakwwkwkw, tikuse nggilani. Mas kuya tuh ada2 saja.😀
    itu tikus gede bener, mas.
    Eh, lebih besar tikus yang di sana ding.😛

    Itu uang siapa mas?😆

  14. Eswahyudi Kurniawan mengatakan:

    Masih mending itu,,, yg dimakan ribuan. Lha koruptor itu JUTAAN MILYARAN wkwkwkwk dasar TIKUS

  15. mintarsih28 mengatakan:

    tikus kantor lebih rakus daripada tikus di rumah kumuh.

  16. Sang Dewi mengatakan:

    tikus kan jg butuh makan kang, butuh shopping barang2 mewah, butuh jln2 ke luar negeri jg. itu lah dia tikus2 galau heheee

    keren kang tulisannya

  17. H Onnie S Sandi SE mengatakan:

    Betul gan…beurit yang satu ini ga ada kenyangnya..he..he..

  18. irmarahadian mengatakan:

    tikus sekarang suka apa aja kang…
    semua dimakan
    hehee

  19. narno3 mengatakan:

    tikus beurit suka duit, tikus sawah selalu serakah dan tikus kantor seneng koruptor…..

  20. Dyka mengatakan:

    Hahahah…
    Yg namax tikus tetep aja rakus, smua d embat

  21. Gen Puisi mengatakan:

    ngk cuman uang, kai atau apalah kang,, bahkan pakian pun juga ikutan di cicipi,, hahahaha

  22. Ilham mengatakan:

    wah tikus pemakan uang punya makna baru selain koruptor.. haha

  23. Ely Meyer mengatakan:

    kalau lihat gambarnya kayak hewan di sini Kang sptnya, entah bener apa nggak, nanti deh aku cek lagi

    itu ada lagunya ya Kang, nggak bisa kebuka dr sini, kayak punya Vinz deh ngak bisa kebuka

  24. jhonytato mengatakan:

    patroli rutin malam sob,
    izin nyimak dulu.
    salam kenal & sukses selalu untuk warga wordpress.
    kalou berkenan, & ada waktu, saya tunggu kunjugan sobat ke gubuk saya .
    terimakasih.

  25. odex1987 mengatakan:

    Menginspirasi,kangyan🙂

yang sudah baca di tunggu komenya,,,,,, terima kasih.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: