mangga kelapa yang tak mengenal musim untuk berbuah

Mangga Kelapa yang tak mengenal musim untuk berbuah

Pada umumnya mangga mengenal musim untuk berbuah, tapi tidak dengan mangga yang saya tanam di halaman depan rumah ini. Mangga ini tak mengenal musim untuk berbuah, asal buahnya sudah habis pasti langsung berbunga lagi.

terlalu tinggi dan rimbun, buahnya sisa yang metik

Mangga ini saya tanam beberapa tahun kebelakang, bibitnya di beli dari penjual bibit buah keliling. Jenis mangganya menurut si penjual, jenis mangga Kelapa. Adapun lobang yang saya siapkan untuk menanamnya P/L/D 0.7 M, menghabiskan 7 karung pupuk kandang untuk campuran tanahnya.

masih muda ada yang minta, ngambil sendiri

Setelah 2 tahun pasca tanam ne s mangga mulai belajar berbuah. Heran juga saat buah pertama yang hanya beberapa biji itu abis, langsung berbunga lagi dan terus begitu sampai sekarang asal buahnya habis pasti langsung berbunga lagi.

gelas sebagai pembanding, berat kira kira 1 kiloan

Bentuk buahnya bulat sepintas kayak kelapa, ukuranya lumayan besar dan berat, pernah iseng dulu sempet di kilo 1 biji ada yang nyampe 2 kg. Rasanya kalau matang di pohon atau di petik tapi udah gak mengeluarkan getah di tangkainya di jamin manis, nah kalau masih mengeluarkan getah saat di petik trus di biarkan masak dengan cara di sekap garansi rasanya pasti asem. Apalagi yang masih muda/mentah kata orang asem sangat, saya sendiri belum pernah sekalipun mencicipi yang masih muda. Daging buahnya tebal dan bijinya relatif kecil , teksturnya lunak tak berserat, kandungan airnya banyak, bisa di makan menggunakan sendok.

teksturnya lunak tak berserat, kandungan airnya banyak

Ada juga cerita unik di balik mangga ini, uniknya setiap kali ibu muda atau ibu tua yang sedang ngidam pasti ngiler melihat mangga ini mungkin karena ukuranya yang di atas rata rata. Ada yang langsung minta ke saya atau keluarga lainya ada juga yang melalui tetangga. Dan entah sudah berapa puluh orang ibu muda atau ibu setengah tua yang sedang ngidam sukses mencicipi keaseaman mangga ini. “Selamat menikmati ya bu……”

Bagi kami sekeluarga mempersilakan saja, siapapun yang ingin mangga ini untuk memetiknya gak pernah di larang dengan syarat metik sendiri. Jadi sedikit sekali mangga yang mencapai tingkat kematangan di pohonya. Maklum saja hanya sisa orang orang yang memetiknya.

mangga kelapa nyaris sebesar kepala narsis bersama mr yoshef

Sayang ne si mangga terancam di tebang dengan alasan keamanan. Karena pohonya udah terlalu tinggi, tajuknyapun terlalu rimbun, maklum di Bogor sini kalau ujan kadang di sertai tiupan angin yang lumayan kencang jadi takut tuh si mangga roboh hehe. Tetangga pada protes mengenai rencana penebangan mangga ini tapi apalah daya kondisilah yang memaksa. Saya persilakan ke tetangga atau siapa saja kalau ada yang mau ne mangga silakan untuk di pindahkan ke tempatnya…. “Silakan di gali dan pindahkan”…. kelakar saya pada mereka hehe…

Di akhir post saya bertanya “Adakah yang bisa menjelaskan mengapa mangga Kelapa yang satu ini  ini kho tak mengenal musim untuk berbuah ?”.

Sekian post kali ini

Wasallam

Perihal kangyan
hanya seorang awam yang suka menulis sebelum tidur... menulis tentang apa saja, dari yang di dengar, di lihat dan di rasakan... bentuk tulisan sekedar ekspresi pemberontakan yang hanya tersalur lewat tulisan...

115 Responses to mangga kelapa yang tak mengenal musim untuk berbuah

  1. SITI FATIMAH AHMAD mengatakan:

    Assalaamu’alaikum wr.wb, Kang Yan…

    Subhanallah, buah mangga kelapa ini memang mengkagumkan sampai sebenar itu ya sihatnya. Sayang kalau ditebang pokoknya kerana jarang menemui yang banyak buah seperti ini.

    Saya tidak pernah melihat mangga kelapa ini. Cuma mungkin serupa dengan mangga epal di Malaysia kerana bentuknya seakan sama dan pokoknya juga begitu. Masa saya kecil, kami mempunyai sebatang pokokmangga epal dan besarnya bisa mencapai kepala manusia dewasa.

    Sekarang sudah musim mangga di Malaysia. Rumah saya ada 4 batang pokok bangga yang buahnya juga lumayan besar tetapi berbentuk bujur. Manis dan enak.

    Salam sejahtera dari Sarikei, Sarawak.😀

    • kangyan mengatakan:

      iya mbak Siti, sebenarnya saya juga merasa sayang tapi mau bagaimana lagi sikonlah yang memaksa….

      oh,,,,, dari beberapa sumber yang saya baca katanya mangga kelapa ini mangga asli Indonesia…

      wah,,,,, gimana sekarang apa sudah mateng mangganya mabak ?

      salam damai dari kota hujan.

  2. drajat mengatakan:

    sayang sekali kalo sampe pohon mangganya ditebang.Dengan berat 1 buah hingga 2kg…wah..tuh buah besar banget ya,…..

  3. Mila mengatakan:

    tumben saya liat mangga segede itu akang🙂

    mangga di rumah saya banyak pohonnya tapi berhubung sudah tua jadi jarang berbuah lagi😦

  4. irmarahadian mengatakan:

    saya baru tau kalo ada mangga sekepala bayi
    hehehe…. sy pikir seperti mangga apel…:)

  5. atas mengatakan:

    ass.kang kenging cape2 di kukut ti aalit ari ges ka aala hasilna di tuar hawatos atuh,engkin upami aya anu nyiram kumaha kamana milariana. ti mana atuh di di borgorna engkin upami aya waktos hoyong mampir ah.

    • kangyaannn mengatakan:

      waalaikum…. muhun pami di emat kadinyanamah, mung kumaha atuh tos jangkung teuing lewat suhunan inggis rungkad hehe… tapi da teu cios di tuar mung bade di punggel bae.. di bogor barat gan….

  6. chrismanaby mengatakan:

    Wewwwww *melongo*
    baru tau ada mangga yang seperti itu, kalo kapan2 main ke bogor mampir ahhh, nyobain mangga super yg segede gaban😀

    • kangyaannn mengatakan:

      wah,,, dari banyak yg komen hampir senada pada belum tau,,,,
      apa bener ne mangga bener bener langka ?
      silakan mampir, kapan mo ke bogornya ?

      • chrismanaby mengatakan:

        Iya, bner2 baru tau ada mangga kayak gitu
        kirimin satu doonkkkkkkk *wajah memelas*

        • kangyaannn mengatakan:

          tadinya niat di tebang Chris, tapi sahabat bloger banyak yg nyaranin cari sulusi lain jangan sampai di tebang.. solusinya di pangkas aja biar pendek lagi..

          enaknya metik sendiri Chris, kan bisa milih hehe

          • chrismanaby mengatakan:

            Hehehe,….
            kalo memang bnr2 hrus ditebang krn alsan keamanan, mnding sblum ditebang siapin dulu cangkokan atau bibit baru. jadi ada generasi penerusnya😀

          • kangyaannn mengatakan:

            mencoba mencangkoknya udah beberapa kali dan bukan hanya saya saja temen juga banyak yg nyangkok tapi satupun gak ada yg jadi..

            pembibitan dari biji emang belum punya baru mau nyemai kebetulan ada 1 yg matang di pohon….

            makasi saranya Chris…

  7. Hijihawu mengatakan:

    Sebiji saja sudah mengenyangkan, besar banget. Kalau memang langka, dibiarkan saja Kang…

    • kangyaannn mengatakan:

      iya teh, kayaknya kalau di makan sendiri yg gede gak bakal abis teh LI hehe

      iya teh, banyak masukan untuk tidak menebangya karena langka, solusinya di pangkas aja gak jadi di tebang…

  8. lieshadie mengatakan:

    Belum pernah liat mangga segede itu Kang Yan, di sini gak ada yg jenis mangga kelapa spt itu..

    • kangyaannn mengatakan:

      dari sekian banyak komen yg masuk rata rata komenya pada gak tau ne mangga…. saya jadi bertanya apa iya ne mangga benar benar langka ?…
      kalo nemu bibitnya di tanem mbak Lies….

  9. H Onnie S Sandi SE mengatakan:

    Wah….ini jenis mangga yang langka …sayang kalau harus ditebang, apa ga ada solusi lain Kang, misalnya beberapa batang yang terlalu tinggi atau melebar di potong….he…he….soalnya belum tahu dan merasakan buah mangga yang satu ini

    • kangyaannn mengatakan:

      iya pak Haji, tadinya mau di tebang tapi di urungkan setelah tau mangga ini jenis langka,,, paling mau di pangkas aja, di pendekin….

      rasanya manis pak Haji, kalau matang di pohon…. atau di petik tapi udah gak bergetah tinggal nyekap aja 1 atau 2 malam…

  10. 'Ne mengatakan:

    saya mauu mangganya.. tapi yang setengah mateng aja:mrgreen:

  11. Haya mengatakan:

    Asik banget kang kalau berbuah terus ya? mungkin karena sering dibagi2 tetangga jadi banyak yang ngedoain itu mangga ada terus. Trus kenapa nggak bisa dicangkok ya kang? aku juga pingin punya pohon mangga di depan rumah semoga kapan2 bisa nanam ya. Salam

    • kangyaannn mengatakan:

      iya Mbak… mungkin juga mbak…
      saya juga gak tau kenapa,,, padahal kalau ada yg minta mencangkok selalu saya persilakan aja mau satu mau dua atau berapa aja gak masalah tapi itu gak ada yang sukses…

      wah kalo udah ada niat tinggal menanamnya aja mbak….

      makasi udah berkunjung….

  12. Darmanto Muat mengatakan:

    Subhanalloh.. Malah saya baru tau Kang klo ada mangga sebegitu besarnya.. Namanya juga asing bagi saya.. Benar2 it is the first time I meet a mango whose name and shape so weird..🙂 hehe..

    Rasanya…? Apalagi. Tak tau.. Kirimin kang ke sini.. Satu aja.

    • kangyaannn mengatakan:

      iya gan emang lumayan besar….. nah untuk nama mungkin karena bentuknya gan yg menyerupai kelapa…..

      soal rasa manis gan asal mateng di pohon….. mudanya kata orang (sampai saat ini saya belum merasakan yang mudanya) asem gan….

  13. MENONE mengatakan:

    waaaaaaaaaaaoooowwwww,………….. gedhe bgt sob…..

  14. Erit07 mengatakan:

    Fenomena aneh,mgkn mangganya tkut ditebang trus buah trus deh. .

    Nitip.Potongan Tangan Makhluk Misterius di Temukan di Queensland .http://erit07.wordpress.com/2012/10/20/potongan-tangan-makhluk-misterius-di-temukan-di-queensland-utaraaustralia/

  15. SanG BaYAnG mengatakan:

    Waduh Kang.., membaca post ini saya jadi pengen nanem beneran nih Kang.
    Kalau ditanya sebab kenapa.., ampun deh Kang. Soalnya juga baru tahu kali ini saya..🙂

  16. Bambang Haris mengatakan:

    Wah, mangga jenis ini termasuk langka ya Kang, berbuah tanpa kenal musim lagi…, tapi sayang bakal ditebang …

  17. mama hilsya mengatakan:

    ulah dituar.. lebar ah!
    ujung atasnya aja dipangkas, daun-daun ama batangnya
    ga papa jadi gundul dikit juga..
    kalo harus nanem lagi.. lama nunggunya

  18. Evi mengatakan:

    Sedap banget nih Kang. Dimakan pakai garam plus sambel atau dirujak. Sayang yah kita berjauhan hehehe..

  19. narno3 mengatakan:

    Mksih infonya, kmren sya ssama istr mau nanam mangga cba nnti sya cri mangga kellapa

  20. yisha mengatakan:

    wow..
    yisha baru tau ada mangga segede ini…….
    kaka, abis nebang, tanam lagi aja, dari awal………….

  21. Ni Made Sri Andani mengatakan:

    Saya tak tahu penjelasannya, tapi saya mau dibagi buahnya Kang..
    Jangan ditebang dong.. sayang. banyak ruginya. Ntar kalau kemarau, pasti panas banget deh di depan rumah, terus cadangan air tanah di sekitar rumahpun ikut berkurang, terus matanya Kang Ayan juga berkurang kesehatannnya kalau nggak lagi ngelihat hijau-hijau yang rimbun, terus nggak ada lagi burung-burung yang mampir yang memperdengarkan suaranya yang merdu… terus kalau suatu saat sahabat blogger datang ke sana ( saya maksudnya he he) nggak bisa disuguhin mangga dong he he he..
    Dipotong pendek aja Kang, ntar kan tumbuh lagi daun daun dan rantingnya.. jadi sama sama tidak dirugikan he he..

  22. cumakatakata mengatakan:

    baru tau sekarang A’..
    besar banget…..

    sayang ya A’, pantes aja tetangga gk terima kn mereka yg awal panen..
    semoga amal mangganya di terima ya A’…

  23. Ely Meyer mengatakan:

    pemurah orangnya sampeyan ya Kang🙂

    btw, saya hrs ngeklik 5 kali an buat lihat lagi komen saya di sini, susah juga ya kang kalau komennya disekak sekak begini, yg komentar awal lumayan kesulitan kalau mau melihat lagi atau menjawab lagi komentarnya soalnya hrs ngeklik berkali kali😦 … maaf protes,

    nanti saya komen yg akhir akhir sj biar nggak kesulitan kl mau lihat komen lagi atau menjawab balasan dr kang Yan🙂

    • kangyaannn mengatakan:

      hehe jadi malu… terima kasih mbak…

      iya mbak ada untung dan ruginya kalau tampilan komen di batasi… untungnya loading agak cepet, ruginya yang mo bals agak susah, saya juga merasakan hal yg sama saat mo komen di blog yg tampilan komenya di batasi seperti lapak saya ini……

      oia mbak El, udah pernah saya coba rubah agar tampilan komen tak di batasi tapi gagal… bentar saya coba lagi rubah mbak sapa tau berhasil…

      • Ely Meyer mengatakan:

        wah kemarin itu saya cuma ngeluh lho kang, udah mikir ke depannya komennya akhir akhir saja, nggak minta kang Yan merubah lho ya, kalau memang untungnya cepat loading. tapi terima kasih banyak kalau sekarnag dipermudah buat lihat komen kembali

        keuntungan lain kalau komennya dilepas seperti ini kang, jadi bisa lama berbalas komentar, nggak akan kesulitan buka dan buka lagi komen sebelumnya, tapi itu mnrtku sih Kang

        sekali lagi terima kasih byk, andai mau disekak lagi nggak apa apa lho kang, jgn sungkan sungkan, kl memang bikin loadingnya cepet, saya khan bisa komentar yang terakhir🙂

        • kangyaannn mengatakan:

          justru saya menganggapnya masukan yang bagus mbak El…
          sebulan kebelakang saya dah pernah mencoba merubah komen gak di sekat tapi gagal,,, eh tadi di coba berhasil mbak hehe..

          iya mbak sepakat jadi lebih memudahkan berbalas komen…

          saya yang berterima kasih mba El…

          • Ely Meyer mengatakan:

            sama sama kang, terima kasih juga, kan saya jadi mudah balik lagi buat ngecek komen atau membalas komennya kangyan lagi, rasanya pasti nggak aku saja kang yang suka komennya dilepas begini nggak ada sekak sekak, jadi enak kalau mau nengok komennya sdh dijawab atau belum🙂

        • kangyaannn mengatakan:

          bener banget mbak El,,, jadi mudah untuk berbalas komen cukup satu kali klik….. makasi mbak…

  24. Wong Cilik mengatakan:

    wah aneh juga ya, berbuah tak kenal musim …

  25. ps19 mengatakan:

    Wah saya baru nemuin mangga jenis ini…nih mas..padahal sy juga tukang buah.. Hehe🙂
    Klw sy hanya pernah nemuin mangga madu dan mangga budi raja..paling berat..ya hanya 1 kiloan/buah..

    wah..punya pohon mangga yg bisa di bilang langka..sayang loh mas klw sampai di tebang..🙂

  26. Erwin mengatakan:

    wah, saya baru kenal, kang, nama Mangga Kelapa.
    mumpung memasuki musim hujan, mau minta ke ibu untuk cari bibitnya. hehe….😀 maklum saya suka menanam beberapa macam tumbuhan disamping rumah.
    untuk pertanyaannya saya blm bisa jawab, kang.🙂

  27. mintarsih28 mengatakan:

    aku mau nanam kang

  28. mintarsih28 mengatakan:

    pas kang saya berniat mau nanam mangga di ladang. tetapi apa di setiap warung tanaman ada yang jual ya, moga ada ya

  29. abedsaragih mengatakan:

    Mas…aku punya cara supaya mangga dan kelapa cepat berbuah…🙂

    Mau tahu mas ?

    Jawabannya kita cangkok aja tuh mangga sama kelapa.. hehe🙂 (*just kiding🙂

    Kalau panen bagi dua Mas🙂

    • kangyaannn mengatakan:

      hehe di okulasi gitu gan….. ??

      siphlah…

      soal cangkok mangga gan Beg, ne mangga yg saya photo gak satupun yang sukses mencangkoknya…. dari mulai pak haji sampai kuli panggul gagal, bukan keluar akar eh dahanya malah mengering….

  30. ghazwanie mengatakan:

    wow.. besar amat..🙂

  31. bensdoing mengatakan:

    itulah kebesaran Yang Maha Kuasa…kunfayakun ! btw jdi mo main kesna ni pke sepeda..

  32. Ilham mengatakan:

    gede banget kang…😯 saya yang masih muda pun mau, dimakan pake garem. kayak orang ngidam. hihi

  33. febrian hadi mengatakan:

    baru tahu ada mangga kelapa, gede pula.. hehe

  34. Sang Dewi mengatakan:

    waahh gede bngt kang..

    nasib kang yan mujur tuh punya mangga gak kenal waktu berbuah….

    kirim kang heheee

  35. izzawa mengatakan:

    wowww…besar banget kelapa eh mangga nya masss…
    saya belum nemuin mangga sebesar tu disni..ada sih yang bulet2 kyk gtu juga tapi besarnya masih wajar,,,,

  36. violetcactus mengatakan:

    wah, sayang banget kalo ditebang Pak #pingin mangganya#
    tapi, kalo kejatuhan mangga kelapa dewasa bahaya juga ya🙂

  37. Tikatiko mengatakan:

    mantap tuh kang, kirim ke surabaya atuh😀

  38. rayaadawiah mengatakan:

    Oooom Yaaaan…
    mauu mangganya😀

    *izinpanggil”om”yanajahyaaaa*😀

  39. Ely Meyer mengatakan:

    wah .. jadi menelan ludah kang aku lihat mangga segede itu, sayang banget ya kalau ditebang, kalau aku tetangganya pasti juga sudah ikut merasakan mangga kelapa itu ya kang, apalagi kalau pas ngidam 😛

    • kangyaannn mengatakan:

      hehehe….. iya mbak El ne mangga lumayan gede…
      tetangga juga banyak yang menyayangkan kalau mangga ini di tebang tapi terpaksa harus mbak dg beberapa alasan… gak tau kedepanya kalau udah di tebang kan suka numbuh lagi entah mo di biarkan atau bagaimana….

      itu pasti mbak El, jangankan tetangga kadang yg lewat dan tidak saya kenalpun kalau pingin dan minta pasti saya kasih…

  40. nengwie mengatakan:

    aduuhhh tegaaaaaa…ngabibita pisan, kintuuuuuuuuuuuun !!!!
    Dugi ka ngareuy kieu hehehe
    Hanjakal pisannya kedah dituar. damel cangkokna atuh kang Yan, janten tiasa melak deui.

  41. Ulfah Uswatun Hasanah mengatakan:

    Mangga punya depan rumah sudah almarhum…
    sediiih😦

  42. danirachmat mengatakan:

    Kenapa ya akang bisa berbuah terus gitu? Gede banget emang buahnya. Kebayang rindangnya si pohon Kang.

  43. ~Amela~ mengatakan:

    waah.. enak dong kang.. bisa makan mangga terus

yang sudah baca di tunggu komenya,,,,,, terima kasih.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: