uang palsu marak lagi

Uang Palsu marak lagi

Upal alias Uang Palsu di tempat saya kembali marak lagi peredaranya. Dalam seminggu terahir ini saya mendapatkan 3 lembar Uang Palsu pecahan 50rb. Lembar pertama yang di terima saya korbanya, entah pria entah wanita yang bertransaksi dengan uang palsu itu. Tapi yang pasti waktu itu antrian lumayan, gara gara koneksi Inet lemot jadi ada penumpukan, sialnya demi memuaskan pelanggan memaksa saya untuk bertindak ceroboh, tidak memeriksa Uang yang di terima asal di hitung pas langsung di masukan ke brangkas eh salah laci maksudnya. Jadi si Upal tadi baru ketahuan saat proses penghitung dengan aksi dua jari. “Yah nasib, nasib”. Itu yang keluar dari mulut saya saat menyadari ada Upal yang masuk dalam brangkas laciii…

Upal pertama yang saya dapatkan di potong jadi dua kemudian di tempel di atas etalase maksudnya untuk mengingatkan supaya tetap waspada terhadap Upal yang membawa kerugian. Di samping itu juga untuk menguatkan alasan saat memeriksa Uang dari pelanggan, karena banyak di antara mereka yang merasa tersinggung seandainya Uang yang mereka sodorkan di sensor melalui teori 3D. Katanya dengan nada sinis dan agak sombong berkata “Asli itumah A ,,,kan dari Bank”. Nah setelah di tempelnya Upal tadi saya tinggal berkata “Dari pada seperti ini, saya yang rugi”, sambil nunjuk ke Upal itu. Alhamdulillah protes mengenai pemeriksaan jadi agak berkurang.

Lanjut… Upal yang kedua tidak bisa lolos, tidak bisa memaksa masuk brangkas eh lagi lagi brangkas laciiii karena sudah terdeteksi secara dini dengan metode sederhanya 3D yang ampuh itu. Ahirnya c Upal tadi kembali ke si empunya. Jujur dalam hati saya kasihan sama Dia yang harus merugi 50rb gara gara Upal itu.

Satu hari berselang datang lagi tuh c Upal berkunjung dengan perantara seorang wanita. Yang ini c Upalnya sudah agak lecek bin kusut dan sedikit keriput, dengan sedikit sensor saja udah jelas ketahuan ini Uang Palsu. “Teh maaf ini Uangnya Palsu, ada yang lain gak ?”, kata saya. Mendengar pemberitauan resmi seperti itu c Teteh sangat terkejut kemudian bertanya “Yang bener A, masa palsu ?”. “Teh coba saja periksa sendiri dan bandingkan dengan yang ini, beda gak ?”, jawab saya sambil menyodorkan Uang yang Asli. Setelah melakukan proses perabaan, penglihatan dan penerawangan baru berkata lagi “Iya A memang beda, keke tisaha menang ieu duiteh bentar dari sapa ya uang ini”. Termenung sejenak meni kerung kemudian melanjutkan omonganya. “Bisa A, minta tolong , Uang ini di selipin buat ntar setor”. “Ooo tidak bizsa, Upal ini Teteh simpan atau bakar aja jangan mencoba untuk membelanjakanya, mending kalau tidak ketahuan. Kalau ketahuan dan Teteh di anggap sengaja mengedarkan Upal urusanya bisa dengan yang berwajib, anggap aja Teteh lagi apes bin sial seperti saya tempo hari hehe”. Sedikit menasehati , “Maaf ya Teh”.

Seperti itulah pengalaman saya yang merugi 50rb.

Semoga saja ada mamfaatnya dari post kali ini.

Sekian dan terima kasih.

Wasallam..

Perihal kangyan
hanya seorang awam yang suka menulis sebelum tidur... menulis tentang apa saja, dari yang di dengar, di lihat dan di rasakan... bentuk tulisan sekedar ekspresi pemberontakan yang hanya tersalur lewat tulisan...

28 Responses to uang palsu marak lagi

  1. Ely Meyer mengatakan:

    ngeri begitu ya mas uang palsu di sana, membayangkan kalau nggak sengaja dapat😦

  2. Hijihawu mengatakan:

    Semoga kita semua menjadi lebih waspada dan uang yg hilang berganti dg yg lebih banyak dan berkah.

  3. putrijeruk mengatakan:

    3D itu dilihat diraba diterawang ya? coba pake lampu apa gitu namanya ga tau. warna biru kak. bapak aku pake itu. dengan gampang langsung ketauan. selipin dibawah meja juga pelanggan ga tau kalo kita lagi ngecek. jadi ngga ada yang tersinggung. selain ituuu juga lebih praktis😉

    • uyayan mengatakan:

      ya betul… namanya money detector…
      betul banget apa yang di katakan Putri, pernah juga dulu..
      sebenarnya 3D juga ampuh untuk mendeteksi Upal..

  4. Dhenok Habibie mengatakan:

    waahh serem yaa mas.. harus hati2 nih.. sayang bener, uang 50rebu ee ternyata palsu.. padahal kalo dibeliin bakso bisa mabok bakso tuh 50rebu.. hehe😀

    dilihat, diraba, ditrawang.. semoga sampean ndak pernah dapat uang palsu lagi yaa mas, dan dhe juga tentunya..

    • uyayan mengatakan:

      bener kata Dhe harus lebih berhati hati lagi..
      Dhe pernah lom mabuk bakso ?

      3D hanya berlaku untuk uang. tidak untuk yang lain bisa bahaya hehe… ya semoga saja saya, Dhe dan semua..

  5. mobil butut mengatakan:

    kasihan yang kena imbas upal yang benar2 gag tau secara fisik bahwa yang dikontongi itu upal

  6. Jurnal Transformasi mengatakan:

    Ikut simpati atas upal itu Mas..Pasti gondok bukan main ya..Mereka yah kok tega-teganya menggunakan uang palsu untuk menipu orang😦

    • uyayan mengatakan:

      makasi gan… iya lumayan gongok ne hehe.

      itulah manusia,, ada yang suka menghalalkan segala cara demi keuntungan pribadi tanpa menhiraukan orang lain..

  7. astitirahayu mengatakan:

    wAdooh,.. wadoohh,,,
    ,, Lagii Lagi si uPaL muNcuL.. unTung gagK sama UPIL ya kaq?? hahhahahaaaaa😀

  8. awan putih mengatakan:

    warning…….🙂, semoga saja kita tak dapat,🙂

  9. ilhammenulis mengatakan:

    emang kerjanya dimana kang?

    • uyayan mengatakan:

      lokasi tempat kerjanya di bogor gan… tapi kalau yang di maksud “kerjanya dimana” itu, perusahaan atau sejenisnya, jawabnya bukan di perusahaan ataupun sejenisnya.

  10. Tri mengatakan:

    selama ini tri gak pernah memeriksa uang yang tri dapat.
    sepertinya harus lebih hati-hati ya kang..

  11. dearKUR mengatakan:

    kemaren, saya juga nemu kembalian uang palsu di pom bensin, kok bisa ya masuk pom bensin, padahalkan biasanya petugas petugas pom bensin itu jeli.. (?)

  12. yisha mengatakan:

    hiks!!! 😥

yang sudah baca di tunggu komenya,,,,,, terima kasih.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: