melak jukut gajah mini

Melak jukut gajah leutik

Kamari bada Jumah, ngahaja teu ka tempat gawe deui da geus di niatan ti kamari keneh arek melakeun jukut di buruan. Jukut Gajah Leutik menang mesen ti si mamang nu dagang kembang ngider.

Gancang carita, deker bae ngadekul ngamalkeun elmu melak jukut anu elmuna menang tina beja jeung cenah. Cenah kieu, kieu, kieu. Di runtut, gemburkeun taneuhna, atur jarakna, tendetkeun ku dampal leungeun, padetkeun ku bata beuruem bari sakalian rarata deui.

Lumayan lila jeung nu pasti cangkeul, cangkeng nyeri kopi beak 2 gelas, bata beak hiji. Tapi najan kitu Alhamdulillah ari di keureuyeuhmah anggeus oge.

Bisi aya anu minat arek melak jukut bisa ngahubungan tukang taman atawa kontak langsung si mamang nu dagang kembang ngider.

Ceuk almarhum aki “ulah sieun gagal, ulah sieun rugi mun urang hayang boga pangabisa/pangalaman lakonan bae ari na jalan nu benermah”. Mun melak jukut ulah sieun belok pan gampang aya sabun antiseptik.

translate………:

Menanam rumput gajah mini

Kemarin mencoba menanam rumput bermodal ilmu kata orang, gini, gini, gini. Gemburkan tanahnya, atur jarak tanam, tekan sama telapak tangan, padatkan sama batu bata merah yang di bungkus anti repot sekalian di ratakan lagi.

Gampang…

gambar tanah yang di gemburkan

atur jarak tanam bila perlu pake ukuran yang pasti

alat sederhana untuk memadatkan tanah, bata merah di antirepotin

udah beres tinggal menunggu tumbuhnya dan siap siaplah menikmati hasilnya

Lumayan lama dan pegel juga dan menghabiskan kopi 2 gelas, bata merah abis satu.

Kalo ada yang minat mau menanam rumput bisa di hubungi pembuat taman terdekat atau bisa juga kontak aja penjual bunga keliling …

Kata almarhum kakek “ jangan takut gagal, jangan takut rugi kalau kita ingin punya keahlian/pengalaman lakukan saja selama di jalan yang benar”. Nah kalo nanam rumput jangan takut kotor tenang ka nada sabun antiseptik.

Adapun manfaat menanam rumput di halaman, mampu memberikan nuansa hijau nan segar, menahan gerusan air hujan, melindungi bidang di sekitar dari kotornya tanah karena cipratan air hujan. Manfaat lain silakan googling aja hehe

sekian

Perihal kangyan
hanya seorang awam yang suka menulis sebelum tidur... menulis tentang apa saja, dari yang di dengar, di lihat dan di rasakan... bentuk tulisan sekedar ekspresi pemberontakan yang hanya tersalur lewat tulisan...

46 Responses to melak jukut gajah mini

  1. Ali Bachtiar mengatakan:

    Sok palay abdi ge melak jukut di buruan teh, tapi di bumi teh buruanana tos teu aya taneuhna kang, parantos di semen sadayana jadi asa gararing buruan teh (sundaan kang hehehe)

  2. lieshadie mengatakan:

    Di depan terasku dah ada rumput Jepang Kang, tak cari lahan ah, buat nyoba nanam juga !🙂

  3. sakti mengatakan:

    bener, mumpung musim hujan november rain, ga perlu siram taneman, cerdas…

  4. sang dewi mengatakan:

    bukannya rumput gajah itu gede2 ya kang?
    apa gak malah merusak pemandangan nantinya?

    mohon pencerahan kang yaaannnn

  5. Ayahnieda mengatakan:

    Amengan gera kang ka lembur pribados di Lembang seueur nu melak jukut gajah mah hehehe tatanggi ge icalan hahaha. Salam pangwanoh ah ti Ayahnieda

  6. rangtalu mengatakan:

    ondeh mandeh kalo ndok ado nyo translate iyo poniang awak mambaconyo.. sakik kapalo.. bakaruik kaniang ko dek nyo..
    untuang se ado translate nyo, he

  7. Mila mengatakan:

    Siip, tinggl tunggu gedenya tu rumput ya akang🙂
    pasti asri dan look hijau halamannya, asal jangan ada gajah benran aja😛

  8. Idah Ceris mengatakan:

    untung ada translete. ..🙂

    Mas Kuya suka dengan kerapian ya?
    Itu menanamnya sangat rapih.🙂
    hasil dari rumput gajah mini itu apa, mas?
    untuk pakan gajah?

    #maaf gak tau, tapi gak mau googling juga, mau tau dari mas kuya.😆

    • kangyaannn mengatakan:

      bisa di bilang gitu Id….

      nah loh, saya juga bingung kalo di tanya hasilnya apa,, setahu saya rumput gajah mini ini hanya rumput taman, pungsinya untuk memperindah taman sekaligus menutupi tanah dan kata si mamang penjualnya, rumput gajah mini ini punya keunggulan, tetap hidup walau terhalang rimbun pepohonan dan tida meninggi hanya daunya saja yg cenderung melebar, beda dg rumput taman yang lain… tapi entahlah itu baru kata penjualnya….

  9. awan putih mengatakan:

    waahhh… indah,

  10. mintarsih28 mengatakan:

    setuju saya kang, jangan takut kotor kan ada sabun antisepti. he he juga menyenangkan si empus buang hajat gak pake repot eker eker tanah buat nanam kotoran

  11. izzawa mengatakan:

    aku juga pngen lo kang nanam rumput gt d depan rumah cuma smpai skrg blum ksmpaian …..kira2 ngerawtny ntar gmn y kang???
    gak sabar nunggu foto pas rumputnya dah tunbuh kang

    • kangyaannn mengatakan:

      dulu sempet nanam rumput peking Za, ngerawatnya agak ribet harus rajin mangkas, kalo rumput gajah mini ngerawatnya gampang katanya, soalnya dia gak meninggi Za… ya paling kalau musim kemarau harus rajin nyiram Za dan pemupukan berkala..

      masih lama hehe

  12. Ilham mengatakan:

    itu bibitnya dari mana ya kang…?

  13. JNYnita mengatakan:

    Ditunggu post lanjutan nya!!

  14. cumakatakata mengatakan:

    wah, mantab A’…..
    Tunggu dua atau tiga bulan udah rapat itu, airnya yang banyak heeee

  15. 'Ne mengatakan:

    sayangnya halaman rumah malah di paving😦

  16. Ely Meyer mengatakan:

    kalau di sini seringnya pakai benih kang, ada juga rumput yg sudha jadi kayak karpet gitu bisa dibeli, tapi menenam dr benih lbg asyik mnrtku bisa lihat perkembangannya😛

  17. Hijihawu mengatakan:

    Upami atos rengse mah katawisna langkung rapih tur resik Kang.🙂

  18. bensdoing mengatakan:

    3 bln lgi bs dibuat main bola nich… mntabs !

  19. yisha mengatakan:

    semangaaaaaaaaattttttttt…………..

yang sudah baca di tunggu komenya,,,,,, terima kasih.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: