kriditan sebagai usaha sampingan

Kriditan sebagai usaha sampingan..

Bisnis kriditan barang bisa di jadikan usaha sampingan dan punya prospek yang cerah..Modal juga tidak usah langsung besar bisa mulai dari modal kecil dulu sesuai dengan kemampuan kita.. Artinya bisa berapa saja..Tapi untuk memulainya kita harus hati hati dalam memilih orang yang mau mengambil barang dari kita..Mulailah dari orang orang yang di anggap oleh kita termasuk orang orang yang bertanggung jawab sama urusan utang..Karena kriditan pada prinsipnya ngutangin barang yang cara pembayaranya di angsur / di cicil..

Awal saya terjun di bidang usaha kriditan ini dari kebiasaan saya sendiri yang suka kridit barang di salah satu perusahaan yang bergerak di bidang kriditan barang..Karena seringnya ngambil barang, saya mencoba mempelajari bagaimana kriditan itu di jalankan..Baik itu cara pengambilan keuntungan berapa persen?  Sistim angsurannya bagaimana ? Terus targetnya siapa saja ?

Saya mengambil kesimpulan secara pribadi bahwa pengambilan keuntungan itu di sesuaikan dengan terang dan tidaknya harga barang tersebut..Misalnya untuk barang elektronik harganya agak gelap jadi ngambil keuntungan itu bisa antara 50% sampai 70% sama seperti purnitur atau barang lainya yang harganya tidak semua orang tahu..Lain lagi dengan hp yang harganya bisa di cek di koran koran paling sekitar 30% sampai 40%..Untuk sistim angsuranya di ambil sistim harian dengan cara di setorkan ke tempat saya kerja jadi tidak di tagih ke rumahnya (karena saya pasif).. Dan target awalnya adalah para pegadang di kampung kampung, tapi dalam perkembanganya melebar ke sopir sopir atau pekerja yang punya penghasilan tetap..

Sedikit sharing pengalaman saja tentang usaha kriditan yang saya jalankan..Saya mulai menjalankan usaha kriditan barang ini hanya dengan modal 1,5 jt rupiah di belikan hanya satu barang..Dalam waktu yang baru 2 tahun jalan sudah bisa mengeluarkan barang sebanyak kurang lebih 35 unit barang, dengan modal yang berpariasai antara 150rb sampai 1,8jt dengan total angsuran perhari 300ribuan..Walaupun boleh di katakan perkembanganya tidak begitu pesat tapi Alhamdulillah bisa berjalan..Mungkin hal itu terjadi karena kriditan yang saya jalankan bersipat pasif artinya tidak ti tawarkan ke setiap orang.. Hanya orang orang tertentu saja yang sekiranya memenuhi sarat tidak tertulis sebagai kebijakan saya dalam menjalankan usaha ini..

Sarat yang saya maksud di atas sebenarnya sederhana, yaitu orang yang mau ngambil kriditan dari saya harus punya penghasilan tetap atau punya penghasilan setiap hari..Karena saya menjalankan usaha ini dengan simtim pembayar harian, alasanya biar yang ngambil barang tidak merasa berat untuk mencicil angsuranya..Selain itu tidak ada sarat lainya, karena saya percaya dengan modal saling percaya antara saya dan para konsumen itu sudah cukup menjamin usaha ini akan berjalan..Alhamdulillah keyakinan saya itu terbukti..Sampai sekarang masih berjalan dan sedikit demi sedikit terus berkembang..

Mungkin saja di antara pembaca ada yang berminat untuk terjun di usaha kriditan tapi terkendala modal dan waktu..Saya sudah mencoba membuktikanya dan bisa berjalan, walau modal kecil dan waktu jadi masalah, tapi semua itu bukan masalah..Asal kita punya niat ada kemauan, sabar dan tekun pasti bisa..

Tulisan di atas semoga bermamfaat..

Salam…

Advertisements

About kangyan
hanya seorang awam yang suka menulis sebelum tidur... menulis tentang apa saja, dari yang di dengar, di lihat dan di rasakan... bentuk tulisan sekedar ekspresi pemberontakan yang hanya tersalur lewat tulisan...

11 Responses to kriditan sebagai usaha sampingan

  1. ryan says:

    sukses semua.

  2. iwan ernawan says:

    kang sama sy skr juga lgi mngeluti bisnis ini…..kang gmn cara nya mnyikapi bagi orng yg susah byr… dan sama skli ga byr..di tgih mlahan galakan dia,,,, sy dah brjln 2 th….sama di bisnis ini alhamdulilah khidupan kluarga sy cukup stabil.. tpi alhamdulilah hutang di bank juga bnyak,,,he he,, hbs buat modal kriditin….????

    • kangyaannn says:

      kalo saya nyikapi yg gak mo bayar, di tagih tetap di tagih soal mau bayar dan gaknya urusan belakang yg penting kewajiban kita udah di kerjakan yaitu menagih… pengalaman pada dasarnya orang kalo emang niatnya gak mo bayar ya tetap gak mo bayar walaupun kita ngotot nagih…

      keyakinan saya masih banyak orang yang punya niat baik dan bertanggung jawab…

      ikut senang kang, kalo kehidupanya semakin membaik… semoga semakin sukses bisnisnya kang… soal utang wajarlah namanya juga berbisnis hehe

  3. dearKUR says:

    hmm, kok menurut saya, kreitan itu abu abu ya bang, antara hitam dan putih, menurut abang..??

    • uyayan says:

      abu abu dalam segi apanya ya ??

      kalau yang di maksud abu abu itu dalam segi untung dan ruginya, bisa di bilang iya..karena pengalaman saya orang yang di anggap jujur, bertanggung jawab atas utang piutangnya ternyata ada saja yang tidak bertanggung jawab.. saya menganggap hal itu bagian dari resiko..

      ada cara untuk meminimalkan resiko itu yaitu dengan di buatkan surat pejanjian sewa barang, antara pihak yang memberikan kridit barang dengan pihak yang mau meng-kridit barang..

  4. oriie rianzy says:

    sukses
    Dari ngridit jadi ngriditin

  5. Irfan Handi says:

    Saya dulu pernah menggeluti bidang ini, tapi berhubung ada yang lebih baik akhirnya saya berpindah kelain hati.
    Hepi Nyu Yer Kawan. 🙂

    • uyayan says:

      kalau boleh tahu berpindah ke lain hatinya di bidang apa gan..??
      saya pernah juga mencoba di bisnis lain selain yang sekarang saya jalankan,,tapi bukan untung malah buntung hehe…

      selamat tahun baru juga gan…

      salam..

yang sudah baca di tunggu komenya,,,,,, terima kasih.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: