apa adanya

Apa adanya

Post kali ini terinspirasi oleh satu iklan rokok di layar kaca. “yang lain bersandiwara gue apa adanya”

Baheula atau dulu saat ngapel ke rumah calon garwa (istriku sekarang) gak suka berdandan rapi bin necis… Cuek bae, baju lusuh, celana robek ngapel jalan teruuuuuuuuuuusssssssssss……. Masa bodoh mau di tolak ataupun di terima, karena inilah gue apa adanya, seperti ini.

Keyakinan waktu itu begitu kuat, seandainya jodoh tak haruslah di raih dengan bersandiwara, tak harus juga dengan berpura pura. Dengan kejujuran dan keterbukaanlah nisacaya cinta sejati bisa di raih.

Banyak orang bilang cinta itu buta, tak memandang apa dan siapa, kalau cinta sudah melanda maka gelaplah dunia yang ada hanya bayang sidia.

Buah dari “apa adanya dulu, tak bersandiwara, tak juga berpura pura” indahnya di rasakan sekarang, bahagia bersama, lara bersama, tertawa bersama, nangis bersama. Tapi walaupun begitu tak bisa juga menampik riak prahara dalam perjalanan bahtera pernikahan kadang ada, walau hanya sebentar, kembali tersamar setelah bicara apa adanya.  Ambil hikmahnya saja sebagai bentuk pendewasaan dalam berpikir dan bertindak.

Bersandiwara, beracting, berpura pura di atas pentas dengan lakon yang jelas, jelas itu harus. Tapi bersandiwara, berpura pura di alam nyata dalam pergaulan dalam keseharian dalam kepentingan apalah gunanya. Pribahasa mengatakan “sepandai pandainya tupai melompat pasti akan jatoh juga”.

Gapailah cinta dengan kejujuran agar tak ada penyesalan di kemudian hari.

Nb: hanya tulisan berdasar pengalaman pribadi titik.

Advertisements

About kangyan
hanya seorang awam yang suka menulis sebelum tidur... menulis tentang apa saja, dari yang di dengar, di lihat dan di rasakan... bentuk tulisan sekedar ekspresi pemberontakan yang hanya tersalur lewat tulisan...

56 Responses to apa adanya

  1. sang dewi says:

    ini cerita ngapel tahun brp kang yan??????

  2. SanG BaYAnG says:

    Nah.., saya sepakat banget ini Kang.. apa adanya memang selalu bisa menerima, apa adanya pula..hehehe.. #bener ndak yah kira-kira.. 🙂

  3. cumakatakata says:

    Asli keren postny euy…

    I like your style A’….

  4. Setuju banget nih!!!! Saya juga memilih begitu. Apa adanya saja, daripada ntar justru jadi makin repot. yang penting hati kita tulus, nggak berniat apapun yang negative,nggak punya “hidden agenda”… pasti lancar dah..

  5. padamara88 says:

    Apa adanya, yang penting rasanya … 🙂

  6. Betul sekali mas, yang lebih baik itu terbuka untuk kebaikan 🙂

  7. Evi says:

    Iya kang, jadi diri sendiri alias apa adanya, hidup jauh lbh ringan. Berpura 2 itu cape hehehe

  8. Ikakoentjoro says:

    Dulu pas masa ta’aruf saya dan suami juga membeberkan apa adanya kami. Karena kebetulan pernikahan tidak didahului dengan pacaran,, apa adanya diawal penting banget kang.

  9. Ely Meyer says:

    kejujuran itu memang nomor satu Kang, apa adanya, pahit di depan ndak masalah yg penting belakangnya lega krn biasa jujur satu sama lainnya 🙂

  10. Ely Meyer says:

    lho aku kok ketinggalan cerita ini ya Kang, barusan mau tak tanya knp lama nggak posting ternyata sdh, kok nggak muncul di readersku ya ? 🙄

  11. ahmad fauzi says:

    celana jeans sobek, vespa butut…hahha
    😛
    sippp…sipp….
    mantap kang memang harus begitu….
    kalau dulu mengada2 susah disekarang…

  12. Adi Nugroho says:

    Hihihihi..
    cuek bebek ya bang? 😛
    yg penting hatinya dong..

    Salam,,

  13. sakti says:

    tapi adakalanya berakting, berpura-pura itu perlu, demi menghibur atau sekedar menjilat agar tidak sok naif 😛

  14. Elna_DaSKA says:

    Tah Mantapzz, Apa adanya membuat ku menunggu yang mau apa adanya pada apa yang idamkan dg apa adanya !
    namun ada saja yang hanya atas ada apanya nyatanya ada.

    hirup teh hese mun dihesekeun, gampang mun di gampangkeun.

    • kangyaannn says:

      begitulah gan manusia punya hati punya nafsu, terserah mau ikuti isi hati atau nafsu, karena toh di setiap pilihan akan ada akibat yg harus di tanggungnya..

      iya gan, benar..

      leres pisan, akang satuju….

  15. ez13 says:

    bagusnya memang begitu ya kang
    kalo saya malah kalo pake topeng baru lawan jenis mau sama saya TT
    tapi saya berusaha jadikan topeng itu sebagai diri saya

  16. mintarsih28 says:

    menfaatkan peluang cinta itu buta kang..hingga si dia takluk karna kita apa adanya. oke juga jurusnya
    setuju saya kang kalo berumah tangga mau bertengkar gak masalah asalkan kita bisa menyudahi artinya untuk menyatukan persepsi ttg sesuatu hal kalau perlu bertengkar ya bertengkar saja setelah itu munculkan jalan keluarnya berdua.

    • kangyaannn says:

      terima kasih mbak Min…

      iya mbak asal jangan gara gara beda pendapat terus jadi pertengkarang, celakanya lagi kalo gak mau berkomunikasi untuk mencari jalan keluarnya…

  17. izzawa says:

    maksih udah berbagi pengalaman kang,,
    mdh2n bisa jadi pedoman,,
    NB nya kok pake titik gtu kang,…hehe

  18. bensdoing says:

    like this gan Uy…

  19. dede6699 says:

    apa adanya
    aku juga
    iya
    aku apa adanya

    hiha…semanis pahit dengannya ,,,

  20. affanibnu says:

    dan saya sudah terpaut pada satu cinta.. 😀

  21. yisha says:

    cie cie cie………kaka apa adanya ni yeeeee……… 😀

  22. Lia says:

    Memakai topeng mah hareudang, tidak nyaman. Heheh. Komunikasi yang baik ya Kang? Siip pisan. 🙂

  23. lieshadie says:

    Setuju banget Kang Yan….!!!!

    # Btw, udah brp taun pernikahanya Kang ? Semoga sakinan mawadah warahmah selama lamanya yaaa… آمِّيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ.

  24. Setokdel says:

    Banyak orang bilang cinta itu buta,

    pantes mas kalo cinta harus meraba 😀

yang sudah baca di tunggu komenya,,,,,, terima kasih.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: