Jalan tanah berdebu
Januari 24, 2012 10 Komentar
sekedar menulis
Januari 24, 2012 10 Komentar
Disimpan dalam puisi Dikaitkatakan dengan jalan berdebu, jalan tanah, mengejar nikmat, menunggang laknat, saksi bisu
Perihal kangyan
hanya seorang awam yang suka menulis sebelum tidur... menulis tentang apa saja, dari yang di dengar, di lihat dan di rasakan... bentuk tulisan sekedar ekspresi pemberontakan yang hanya tersalur lewat tulisan...
Ide awal membuka loket pembayaran online ini, dari adanya PC di rumah yang kebetulan sudah terkonek internet dan harus di bayar setiap bulanya.. TERUSKAN MEMBACA »
Bisnis atau Usaha yang satu ini saya yakin Anda, Anda dan Anda modal dasarnya sudah pada punya. HP, ya hanya HP, mau HP jadul atau.. TERUSKAN MEMBACA »
Nomor kartu seluler yang rata rata 10 sampai 12 digit tentu bagi sebagian orang tidak mudah untuk bisa menghapalnya. Pengalaman ... TERUSKAN MEMBACA »
Pekerjaan di mulai dari pengukuran limbah kayu di sesuaikan dengan ide yang ada dalam pikiran tentang sangkar yang mau di buat. Langkah kedua penggergajian setelah di ukur dan di garis... TERUSKAN MEMBACA »
Beternak burung kenari dalam prakteknya ternyata tidak semudah yang di bicarakan orang, seperti yang di katakan seorang temen yang pernah beternak, katanya ternak burung kenari itu...
Baca selengkapnya »
“Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi dan gangguan kehamilan dan janin” sebuah peringatan yang terpangpang jelas di.. TERUSKAN MEMBACA »
Wong Cilik
salut .. pulang ngembun saja bisa jadi satu tulisan cantik
hehe makasi mbak el…
jadi malu ….
Karena sudah dikuasai nafsu, menjadi hilang kendali…
nafsu nu matak kaduhung badan anu katempuhan…
hilangnya moral manusia
hingga setan merajalela..
hilangnya iman manusia
hingga setan menguasai hatinya
seperti itulah tri..
kenikmatan sesaat terkadang harus di bayar derita seumur hidup…
Atau memang sudah lupa jadi tak bermoral?
bukan lupa tapi dilupakan…
mungkin aja Tin….
wow keren keren keren…
hehe,,makasi makasi…
spontan tercipta gara gara pulang ngembun (mancing malam hari) lewat di jalan yang belum jadi